KONKEP, EDISIINDONESIA.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melakukan kunjungan perdana di pulau Wawonii dalam rangka melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H – 2025 M.
Kehadiran Gubernur Sultra di pulau Wawonii didampingi oleh Ketua DPRD Sultra, Sekda Provinsi Sultra, serta beberapa kepala OPD lingkup Provinsi Sultra.
Setibanya di pelabuhan Langara, Kecamatan Wawonii Barat, Senin, (24/3). Rombongan Gubernur Sultra di sambut oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, ST, dan Wabup Konkep, Muhamad Farid, SE serta mantan Bupati Konkep Ir. H. Amrullah, MT.
Dalam momentum Safari Ramadhan, Gubernur Andi Sumangerukka mengisi tausyiah. Dia mengenang masa kecilnya yang pernah dihabiskan di Pulau Wawonii selama tiga tahun lamanya, saat ayahnya menjabat sebagai camat pada tahun 1971. Dimana, pada saat itu Konawe Kepulauan (Konkep) masih berstatus sebagai Kecamatan dengan ibu Kota Kota Kendari.
“Saya tidak akan melupakan daerah ini karena saya pernah berdo’a di sini. Saya merasa bahwa apa yang saya raih saat ini merupakan jawaban dari do’a yang pernah saya ucapkan di tempat ini. Menjelang akhir masa jabatan saya sebagai Panglima Kodam Wirabuana, daerah ini juga menjadi tempat terakhir yang saya kunjungi. Saya tidak menyangka akan kembali ke sini dalam suasana yang penuh keakraban dan kebahagiaan sebagai gubernur,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tidak ada yang kebetulan dalam hidup, karena segala sesuatu adalah bagian dari desain Allah SWT. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memahami siapa diri mereka dan ke mana mereka akan menuju.
“Kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri, dan kebaikan akan membawa perlindungan dari Allah SWT. Dengan prinsip ini, saya dapat diterima dengan baik di mana pun saya berada,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tidak menjadi pribadi yang sombong, karena kesombongan adalah sifat yang dibenci oleh Allah SWT. “Terkadang, saat berada di atas, kita lupa siapa yang telah menjadikan kita seperti ini,” tambahnya.
Gubernur Sultra mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Konkep atas dukungan yang telah diberikan kepadanya selama menjabat. Ia juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Konkep agar tidak lagi terpaku pada dinamika politik yang telah berlal.
“Saya mengajak kita semua untuk bekerja bersama-sama, menghilangkan sekat politik yang ada. Perbedaan adalah sunatullah yang harus kita kelola dengan baik agar menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” tutupnya.
Safari Ramadhan ini menjadi momen penuh makna bagi masyarakat Konawe Kepulauan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. (**)
Comment