KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak 600 peserta program mudik gratis Idul Fitri 2025 bertajuk “Mudik Aman Keluarga Nyaman” resmi dilepas oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, Senin (24/3/2025).
Pelepasan ini dilakukan di Pelabuhan Nusantara Kendari, dengan tujuan Kendari-Raha dan Kendari-Baubau. Masing-masing rute tersebut mengangkut 300 penumpang.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka mengatakan bahwa, salah satu tradisi tahunan masyarakat Indonesia adalah pulang kampung saat perayaan hari raya idul fitri atau mudik.
Semangat para pemudik untuk bisa berkumpul dan berlebaran bersama orang tua di kampung halaman telah mendorong peningkatan jumlah penumpang di semua moda transportasi, baik darat, laut maupun udara.
“Saya secara pribadi dan selaku pimpinan daerah sangat menyadari pentingnya mudik dengan biaya murah tetapi tetap aman nyaman dan lancar bagi masyarakat,” Ujar ASR saat melepas peserta mudik gratis.
Oleh karena itu, melalui program mudik gratis ini pihaknya menyediakan tiket gratis untuk membantu meringankan biaya perjalanan bagi masyarakat yang ingin merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama secara sinergi dalam menyelenggarakan program ini,” Ucapnya.
“Harapan saya sinergi dan kolaborasi yang baik ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di tahun-tahun yang akan datang, ” Tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Muhammad Rajulan mengungkapkan total kuota program mudik gratis ini mencapai 8.062 orang, dan 2.300 untuk kendaraan roda dua.
Kuota tersebut mencakup kapal cepat, kapal malam menuju Raha, kapal Wanci yang singgah di Ereke, hingga kapal feri yang mengangkut kendaraan roda dua.
Untuk kapal feri, pemudik dengan kendaraan roda dua paling banyak berangkat dari Pelabuhan Torobulu-Tampo dan Amolengo-Labuan, yakni masing-masing sebanyak 1.000 pemudik.
XSelain itu, di Pelabuhan Kendari-Wawonii juga tersedia kuota untuk 300 pemudik dengan kendaraan roda dua, ” Pungkasnya. (**)
Comment