BUTON, EDISIINDONESIA.id – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Poros Lasalimu, Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, pada Kamis 6 Maret 2025.
Insiden ini melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan dua remaja berusia 16 tahun tewas setelah kendaraan mereka jatuh ke sungai di Jembatan Lapando.
Kasat Lantas Polres Buton, IPTU Umar, menjelaskan bahwa kedua korban, berinisial BP dan FY, saat itu berboncengan dan melaju dengan kecepatan tinggi.
“Saat itu korban menabrak sepeda motor Honda Scoopy berwarna cokelat yang berada di depannya dalam keadaan kecepatan tinggi,” ungkap IPTU Umar dalam keterangan resminya, Jumat (7/3/2025).
Benturan keras mengakibatkan pengendara Scoopy terjatuh di badan jalan, sedangkan BP dan FY terpental dan jatuh ke sungai di bawah Jembatan Lapando.
“Saat jatuh kondisi korban dan rekannya dalam keadaan telungkup, yang mana korban BP (16) meninggal di lokasi kejadian, sementara rekannya FY (16) meninggal dunia di Puskesmas Kumbewaha,” bebernya.
Lanjut, sebelum kecelakaan terjadi, pengendara Scoopy, WP (16), yang berboncengan dengan WOS (7), sedang melaju dari Pasarwajo menuju Lasalimu untuk mengisi bensin di Pertamini Desa Kumbewaha. Saat hendak berbelok masuk ke area Pertamini, WP melihat ada kendaraan lain di kejauhan.
Namun, tiba-tiba motor WP ditabrak dari belakang oleh BP dan FY, sehingga kecelakaan fatal tak bisa dihindari.
“Namun tiba-tiba keduanya ditabrak dari belakang oleh korban BP dan FY sehingga terjadilah kecelakaan yang menewaskan dua remaja 16 tahun tersebut,” jelas IPTU Umar.
Lebih lanjut, akibat kecelakaan ini, BP mengalami luka parah di kepala, patah leher, dan meninggal di tempat, sementara FY mengalami patah tulang lengan kiri dan sempat dirawat di Puskesmas Kumbewaha sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Kalau korban WP (16) alami luka lecet pada siku kanan, lebam pada lutut kanan dan luka lecet pada jempol kanan, sementara WOS (7) tidak mengalami luka-luka,” beber IPTU Umar.
Selain menelan dua korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materi sekitar Rp3 juta. (**)
Comment