Pria Hilang di Sungai Langkumbe Butur Ditemukan Selamat

BUTUR, EDISIINDONESIA.id – Operasi SAR pencarian Azman (38), warga Desa Lapandewa, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, yang sempat dilaporkan hilang saat mencari kelapa di sekitar Sungai Langkumbe, resmi ditutup.

Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada hari Jumat pagi (27/12/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menyampaikan bahwa pada pukul 07.20 WITA pihaknya menerima laporan dari keluarga korban terkait kembalinya korban dirumah.

“Korban telah kembali ke rumah dalam kondisi lemas. Tim SAR gabungan segera memverifikasi informasi tersebut untuk memastikan keadaan korban,” Ujar Wahyudi.

Dengan ditemukannya Azman dalam kondisi selamat, operasi SAR yang berlangsung selama dua hari dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel dan peralatan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sebelumnya, Azman dilaporkan hilang pada hari Selasa 24 Desember 2024 setelah pergi ke kebun sekitar Sungai Langkumbe untuk mencari kelapa. Hingga keesokan harinya, ia tidak kunjung kembali. Istri korban bersama warga setempat menemukan sebuah perahu berisi kelapa yang diduga milik Azman, namun keberadaan korban tidak diketahui.

Laporan tersebut diterima Basarnas Kendari pada Kamis pagi, dan tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.

Operasi ini melibatkan tim gabungan dari KPP Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Buton Utara, Polsek Kulisusu Barat, Bhabinsa Kulisusu, aparat desa, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan mencakup rescue car, motor trail, rubber boat, drone thermal, peralatan medis, dan peralatan komunikasi.

Lebih lanjut, Wahyudi mengatakan walaupun korban telah kembali dalam keadaan tubuh yang lemas, Azman berhasil pulang dengan selamat tanpa luka serius.

“Kami sangat bersyukur korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu selama proses pencarian,” Tutupnya

Dengan berakhirnya operasi ini, Basarnas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melapor segera jika terjadi kondisi membahayakan agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat. (**)

Comment