KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Kendari, berupaya meningkatkan literasi pangan bagi peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Kendari.
Salah satunya, melalui Proyek Perubahan (Proper) Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II, dengan menghadirkan inovasi “Lipantari” yang telah resmi dilaunching oleh Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup diwakili Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, Selasa (8/10/2024).
Kepala Disdikbud Kota Kendari, Saemina mengatakan bahwa Lipantari hadir untuk bagaimana memperkenalkan pangan-pangan lokal yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya di Kota Kendari.
“Terutama memperkenalkan pangan lokal kepada peserta didik yang ada di Kota Kendari,” kata Saemina.
Sehingga para siswa SD maupun SMP di Kota Kendari bisa memahami apa saja pangan lokal yang ada di Bumi Anoa dan bisa memanfaatkan pangan-pangan yang ada.
“Lipantari ini adalah tempat kita menyediakan bahan-bahan bacaan untuk peserta didik kita. Nah untuk memperkenalkan pangan lokal kita juga akan melakukan workshop ataupun sosialisasi kepada semua kepala sekolah di Kota Kendari, terus lanjut lagi ke guru-gurunya,” jelasnya.
Selain itu, Lipantari bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang literasi pangan, menyediakan sumber daya dan infrastruktur pendukung terkait dengan literasi pangan, mengintegrasikan materi literasi pangan ke dalam kurikulum sekolah dasar dan menengah pertama.
“Meningkatkan kompetensi guru dan peserta didik dalam pembelajaran literasi pangan. Menanamkan budaya literasi pangan di kalangan peserta didik, guru, dan masyarakat sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (**)
Comment