Kingdom Academy Kendari Tegaskan Isu Pencabulan Tidak Ada Kaitannya dengan Sekolah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kingdom Academy Kendari memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebut adanya kasus pencabulan yang dilakukan oleh salah satu pendiri sekolah, karena isu ini dianggap membuat resah orang tua siswa di sekolah tersebut.

Pasalnya, dalam pemberitaan yang beredar, disebutkan bahwa perempuan yang diketahui berinisial TNS adalah ketua yayasan sekolah kingdom academy Kendari, yang dilaporkan oleh salah satu alumni sekolah tersebut atas dugaan pencabulan.

Namun saat dikonfirmasi, Humas Kingdom Academy Kendari, Arni, menegaskan bahwa sosok yang dimaksud dalam pemberitaan, yakni TNS, memang merupakan salah satu pendiri sekolah, namun bukan Ketua Yayasan Kingdom Academy seperti yang diberitakan.

“Sebagai pendiri ya hanya pendiri saja. Beliau tidak pernah mengajar, beliau juga tidak berkepentingan di sekolah. Sebagai pendiri, memang dia salah satu pendiri tetapi andilnya dalam mengelola sekolah itu tidak ada,” Jelas Arni kepada Edisiindonesia.id, Jumat (20/9/2024).

Lanjut, Arni juga menegaskan bahwa kasus yang melibatkan TNS sama sekali tidak ada hubungannya dengan sekolah, karena menurutnya kasus tersebut adalah urusan pribadi TNS, dan sama sekali tidak ada sangkutannya dengan sekolah.

“Itu murni urusan person, atau pribadi beliau, artinya tidak terkait dengan sekolah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pihaknya juga meminta agar media lebih bijak dalam memberitakan isu ini, mengingat dampaknya terhadap para orang tua siswa yang khawatir akan masa depan pendidikan anak-anak mereka.

“Kami juga memohon kebijakan pers untuk bisa memilah, bahwa ini masalah pribadi dengan sekolah, jadi itu tidak ada hubungannya, karena takutnya orang-orang tua siswa ketakutan bahwa itu akan berdampak pada anak-anak mereka,” ujar Arni.

Dengan klarifikasi ini, Kingdom Academy Kendari berharap kegiatan belajar-mengajar di sekolah dapat terus berlangsung normal, tanpa gangguan dari isu yang tidak terkait.

“Itu saja harapan kami, supaya kingdom academy tetap bisa berjalan proses belajar-mengajar nya dengan baik dan normal sehingga orang tua dan anak didik kami juga bisa merasakan ketenangan,” tutupnya.

Pihak Kingdom Academy berharap klarifikasi ini dapat memberikan ketenangan kepada orang tua siswa dan masyarakat umum terkait isu yang beredar. (**)

Comment