Karyawan PT RSB Konut Hilang di Hutan, Diduga Gegara Tidak Ikuti P5M

KONUT, EDISIINDONESIA.id – Seorang karyawan tambang PT RSB dilaporkan hilang di hutan kawasan pertambangan IUP PT RSB, Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pristiwa ini terjadi karena korban tidak mengikuti Pembicaraan 5 Menit (P5M) yang merupakan prosedur keselamatan standar sebelum bekerja.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi.

Saat dikonfirmasi, Wahyudi membenarkan bahwa korban bernama Ilham (31), warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang merupakan karyawan tambang PT. RSB di Konut.

“Iya,” ujar Wahyudi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh media ini, Minggu (1/9/2024).

Wahyudi menjelaskan bahwa informasi hilangnya Ilham pertama kali dilaporkan oleh rekan kerjanya, Riswan, pada pukul 12.55 WITA hari ini.

“Pada pukul 12.55 WITA, Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Bapak Riswan yang melaporkan adanya orang hilang di hutan kawasan pertambangan IUP PT. RSB di Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo Kepulauan,” jelas Wahyudi.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 13.15 Wita Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR (mecari korban hilang).

Kata Yudi, Kejadian bermula pada tanggal 27 Agustus 2024, sekitar pukul 18.15 WITA, ketika seluruh karyawan melakukan kegiatan P5M. Namun, Ilham tidak mengikuti kegiatan tersebut karena tidak mengenakan helm.

“Salah satu rekannya melihat korban langsung menuju lokasi tambang dengan menggunakan alat berat (excavator),” katanya.

Lebih lanjut, setelah kegiatan P5M selesai, seluruh operator excavator dihubungi via HT untuk menghidupkan alat mereka, namun Ilham tidak merespons.

“Setelah didatangi dilokasi excavator, tidak ditemukan korban dilokasi,” pungkasnya.

Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara terlah melakukan pencarian terhadap korban, namun sampai infomrmasi ini diterima, korban masih belum ditemukan. (**)

Comment