Deklarasi Pasangan AMANAH, Amos Besan: Tujuan Kami untuk Bangun Bupolo yang Lebih Baik

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Ribuan relawan dan massa pendukung menjemput pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru, Amustofa Besan dan Hamsah Buton pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buru 2024, di Bandara Namniwel Namlea, Selasa (27/8/2024).

Setelah penjemputan, pasangan dengan akronim AMANAH yang diungsung empat partai politik (Parpol) koalisi yakni Partai Demokrat, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Bulan Bintang (PBB) sekaligus gelar deklarasi yang diselenggarakan, di Kediaman Amustofa Besan, Jalan DPRD Buru, Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku.

Deklarasi pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, simpatisan parpol dan ribuan pendukung AMANAH.

Calon Bupati Buru yang akrab dipanggil dengan sapaan Amos dalam orasi politiknya diawali dengan menceritakan perjuangan mendapatkan rekomendasi partai politik dan atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga dengan akumulasi dari total suara 4 partai tersebut sudah melebihi syarat yang ditentukan oleh KPU.

Amos mengatakan, karena rasa kepedulian dan kecintaannya kepada masyarakat Buru, sehingga keduanya siap mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati.

“Saya dan pasangan calon wakil bupati, kita berdua sangat sayang dan menghormati basudara yang ada di Buru, sehingga atas doa dan restu leluhur, serta jawaban dari Allah SWT, kami siap maju sebagai pasangan Amanah untuk mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati Buru pada Pilkada 2024,” ungkap Amos.

Mantan Wakil Bupati Buru ini menegaskan, tujuan mereka berdua mencalonkan diri sebagai kepala daerah, karena rasa kepedulian kepada masyarakat serta bekerja dengan ikhlas untuk membangun daerah.

“Insya Allah, kami berdua tidak punya niat apapun atau kepentingan pribadi kami berdua mencari harta kekayaan tidak ada, tetapi karena kami berdua tulus untuk membangun Buru,” kata Amos.

“Tapi kami berdua punya tujuan untuk membangun Bupolo yang lebih baik, kami berdua punya tujuan untuk membangun Bupolo yang sejahtera, kami berdua punya tujuan untuk membangun Bupolo yang adil dan makmur dan kami berdua punya tujuan untuk membangun Bupolo yang adil dan bijaksana kepada semua orang yang ada di Bumi Bupolo ini. Tanpa memihak kepada siapapun,” tegasnya.

“Dan kami berdua bersepakat tidak memfitnah, menghujat dan menjelek-jelekkan kandidat-kandidat lain dimata siapapun, karena mereka semua ada putra dan putri terbaik yang berusaha calon Bupati dan pada saat mereka semua akan mendukung kami berdua dan bersama bapak-bapak sekalian kita menjadikan Bupolo yang senyum, indah dan damai diatas warisan leluhur kita,” sambungnya.

Menurutnya, yang datang pada acara penjemputan dan deklarasi ini merupakan keluarga, pendukung dan simpatisan yang betul-betul fanatik bukan yang dibayar untuk menghadiri acara ini.

“Tapi yang hadir ini batuk-batuk fanatik yang mau memilih saya dan pak Wakil pada pemilihan 27 November mendatang,” ungkapnya.

“Hari ini kami menyampaikan terimakasih banyak, terimakasih yang tak terhingga kepada saya punya orang tua-tua dan basudara simpatisan semua ini. Tidak ada yang datang ini kami menelepon mereka lalu kami sewa. Tidak ada, ini membuktikan bahwa betul-betul keluarga, basudara dan simpatisan datang karena mencintai kami, mencintai perubahan, mencintai pemimpin yang amanah untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati di negeri ini,” sambungnya.

Mantan Wakil Bupati Buru ini menjelaskan dirinya sudah mempunyai keyakinan sejak tahun 2022 yang akan mendampingi dirinya saat bertarung di Pilkada Buru adalah suku Buton.

“Saya sudah yakin sejak tahun 2022 satu kelak saya akan pasangan calon Bupati dengan saudara-saudaraku
orang Buton. Sudah banyak orang tahu, bermaksud teman-teman di DPRD sana tahu itu dan hari ini sudah terjawab,” ucap Amos disambut tepuk tangan dengan meriah.

Untuk itu, ia menambahkan kedepannya pihaknya akan melakukan mobilisasi massa yang lebih besar dari pada saat ini.

“Kami berjanji kampanye akbar tidak akan seperti ini uang carter pesawat yang mahal-mahal itu kita akan gunakan semua untuk mobilisasi dari batas Kepala Madan sampai Batabual. Kita akan mobilisasi semua dari pegunungan untuk datang ke Kota Namlea, mari turun datang memberikan suatu senyuman yang indah kepada saudara-saudara seperti cerita sejarah jaman dulu,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buru, Haerudin Kalidupa dalam kesempatan deklarasi itu menjelaskan, proses pencalonan pasangan AMANAH oleh parpol ini menyita waktu yang sangat lama. Kemudian baru terselesaikan di limit waktu yang sangat sempit.

“Semua itu terjadi, tentunya dengan izin dan ridho dari Allah SWT, beserta datuk dan leluhur Negeri Bupolo. Campur tangan Tuhan lewat tangan Mahkamah Konstitusi yang memberikan kesempatan kedua pasangan ini dapat berlayar di lautan Pilkada Kabupaten Buru,” terangnya.

Kalidupa di hadapan simpatisan menegaskan, kalau empat partai koalisi terlah bersepakat untuk menggerakkan semua basis fanatik di sepuluh kecamatan agar bisa bekerja dengan ikhlas mengambil hati rakyat, berjuang bersama agar mendapat mandat dari rakyat.

“Mandat dari rakyat untuk Amustofa Besan dan Hamsah Buton dan insya Allah akan amanah dalam melaksanakan tugas untuk kemajuan Bumi Bupolo,” tandas Haerudin.(**)

Comment