UMKM Terkendala Melaporkan Transaksi Usaha, Pendidikan Akuntansi UHO Beri Pelatihan SIAPIK di Konsel

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dosen Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai upaya Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan pelatihan yang bertemakan “Peningkatan Kualitas SDM Melalui Keterampilan Berwirausaha Masyarakat Desa Jati Bali” ini berlangsung, di Gedung Balai Desa Jati Bali, Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (14/8/2024).

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dosen berkaitan dengan KKN Tematik Terintegrasi mahasiswa Jurusan Pendidikan Akuntansi pada tahun ini” ungkap Asriyani Mulia Basri, selaku Sekretaris Jurusan yang mengawali pembukaan materi pelatihan.

Tim pengabdian ini kolaborasi antara 5 orang dosen dan 15 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata atau KKN.

Salah satu bentuk pelatihan yang dilaksanakan pada kegiatan ini merupakan penggunaan aplikasi SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) yang secara resmi dikeluarkan oleh Bank Indonesia guna membantu Pelaporan Keuangan sederhana bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

“Kendala sebagian besar UMKM hari ini berkaitan dengan kemampuan Pelaporan Keuangan usahanya. Untuk mengembangkan usahanya butuh modal baru yang salah satunya melalui kredit Perbankan yang dalam pertimbangannya memerlukan analisis prospek bisnis UMKM tersebut melalui Laporan Keuangan. Nah, melalui penggunaan SIAPIK diharapkan menjadi solusi untuk atasi masalah tersebut” jelas Rahman, selaku pemateri pelatihan.

Aplikasi keuangan ini dapat diinstal pada telepon seluler android para pengguna. Pengoperasian aplikasi sangat sederhana dan fitur-fitur dalam aplikasi mendukung pencatatan transaksi keuangan pelaku UMKM.

“Aplikasi ini bisa didownload di Play Store dan setelah diinstal dapat langsung dioperasikan,”ujar Rahman.

Pelatihan dilangsungkan dengan memberikan tutorial penggunaan SIAPIK dan ditutup dengan latihan studi kasus transaksi keuangan untuk mengukur sejauh mana pemahaman terhadap materi yang disampaikan.

“Semoga dengan pelatihan ini dapat menjadikan pelaku UMKM di Desa Jati Bali tidak lagi kesulitan membuat catatan transaksi keuangan usahanya,” tutup Rahman dengan penuh harap. (**)

Comment