MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Dunia maya saat ini menjadi salah satu pilihan terbaik yang digunakan sebagai media promosi dalam mempromosikan suatu daerah agar dikenal oleh masyarakat luas.
Salah satunya datang dari Pemerintah Desa (Pemdes) Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar) memperkenalkan potensi desanya melalui film dokumenter.
Selain film dokumenter ada berbagai portal media masa online, youtube, twitter, serta website dirasa berpengaruh besar dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat, biaya yang gratis serta pembuatan yang mudah semakin membuat semangat dalam membuat konten-konten menarik tentang suatu daerah.
Hal tersebut menjadi latar belakang dalam membuat salah satu program kerja Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat.
Kepala Desa Barangka, Jumran menjelaskan ada beberapa potensi Desa Barangka salah satunya melalui budaya yakni perkelahian kuda yang dilaksanakan lapangan Desa Barangka.
“Ini merupakan rangkaian pembuatan film dokumenter dan juga tarian tradisional ewa wuna yang dipersembahkan,” ucapnya.

Selain itu, kata dia tentang wisata alam Permandian Matakidi, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan wisata alam matakidi pada khususnya dan kepariwisataan Muna Barat pada umumnya.
“Untuk memperkenalkan kuliner khas muna barat seperti proses pembuatan mbalo-mbalo dimana makanan ini tidak ada didaerah lain selain di Muna Barat, serta proses pembuatan kauwei yang merupakan bumbu khas muna yang digunakan untuk memasak kagule,” jelasnya.
Pemerintah Desa Barangka membuat film dokumenter termasuk dalam program utama yang mendapat perhatian khusus, dengan melibatkan penonton dalam cerita nyata, film dokumenter memberikan kesempatan untuk memahami pengalaman orang lain, mengenali perjuangan dan kebahagiaan mereka, dan memperluas wawasan kita tentang berbagai masalah sosial, lingkungan, dan budaya.

Desa Barangka melaksanakan budaya perkelahian kuda yang dikenal sejak lama, hal tersebut menjadi salah satu point utama yang dibuat dalam film dokumenter karena dianggap sebagai potensi yang layak untuk dikembangkan lebih jauh lagi sesuai dengan tujuan.
Setelah dibuatnya film dokumenter Desa Barangka yang disyuting langsung “KASOAMI PITCURE DIREKTUR PRODUKSINYA TOMI ALMIJUN KIBU” Pemdes Barangka akan buat web desa yang bertujuan agar dapat dilakukan “Branding Image” Desa Barangka melalui sosial media agar nantinya desa barangka dapat menjadi desa yang lebih berkembang lagi serta lebih dikenal diberbagai wilayah.
“Mengingat saat ini semua orang sudah dapat dengan mudah bahkan tak asing lagi dengan adanya internet sehingga dengan dibuatnya web desa, Desa Barangka lebih melek teknologi dan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi dan potensi-potensi Desa Kiping yang masih dapat digali kembali,” pungkasnya. (**)
Comment