MUNA, EDISIINDONESIA.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna mulai kembali membuka rekrutmen calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024.
Untuk seleksi panwascam kali ini, peserta calon anggota panwascam terbagi dari dua kategori, yaitu peserta existing atau anggota panwaslucam eks Pemilu 2024 dan peserta pendaftar baru.
Bersamaan dengan jadwal seleksi panwascam existing yang dimulai sejak 23 April – 27 April 2024, Camat Towea mengeluarkan surat penyampaian yang ditujukan kepada Ketua Bawaslu Muna untuk tidak merekrut panwaslu dari kalangan guru.
Alasan dari Camat Towea La Saleha pertanggal 24 April 2024 mengeluarkan surat tersebut yakni dikhawatirkan dengan masuknya guru-guru sebagai penyelenggara pemilu, maka proses belajar mengajar di Kecamatan Towea tidak berjalan dengan baik.
Sebelum mengakhiri penyampaian melalui surat dengan nomor 700/24/TWA/IV/2024, Camat Towea juga melist tiga orang ASN guru yang menjadi panwaslu di Kecamatan Towea, yaitu Riko (guru SDN 2 Towea), Rosmawati (guru pendais SDN 3 Towea) dan Wa Ode Sarmini (Kepsek TK Sahabat Mangrove Desa Wangkolabu).
Mengetahui namanya masuk dalam surat penyampaian itu Wa Ode Sarmini geram. Ia meradang sebab tidak ada konfirmasi terlebih dahulu, sebab dirinya bukan ASN.
“Saya juga kaget, kenapa tidak mau bertanya dulu apakah kita ini ASN atau bukan. Cek dan ricek dulu, jangan langsung memvonis sepihak. Saya bukan ASN. Saya mengelola PAUD bukan TK. Ini yayasan pendidikan, bukan negeri,” kesal Wa Ode Sarmini, Jumat (26/4/2024).
Ia mengatakan surat penyampaian Camat Towea kepada Ketua Bawaslu Muna, bisa saja merugikan dirinya, apalagi ia akan kembali mendaftar sebagai peserta existing.
“Lagian semenjak jadi Panwascam Pilkada Muna 2020 dan Panwaslucam Pemilu 2024, alhamdulilah tugas-tugas di sekolah juga tidak terbengkalai. Kalau saya sedang lakukan pengawasan, ada guru-guru yang handel di sekolah,” cetusnya.
Disamping itu, Wa Ode Sarmini mengungkapkan sudah menghubungi Camat Towea terkait kesalahan informasi dalam isi surat itu.
“Pa Camat mohon maaf atas kesalahan informasi itu. Terkait aduanku beliau mengaku akan menarik dan mengetik kembali surat tersebut,” imbuhnya. (**)
Comment