KEDISIINDONESIA.id – Artis Sandra Dewi disebut bisa ikut jadi tersangka korupsi dalam kasus yang menjerat suaminya, Harvey Moeis. Harvey sendiri terjerat kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.
Pakar hukum Firman Chandra mengatakan soal kemungkinan sang istri, Sandra Dewi yang juga bakal jadi tersangka. Hal itu jika, dia menerima hasil dana korupsi yang diperoleh oleh Harvey.
“Sangat bisa (ikut terjerat), pada saat dinyatakan seorang suami menerima aliran dana yang cukup deras, kemudian sampailah ke istrinya,” ujar Firman Chandra, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (28/3/2024).
Firman mengatakan, bahwa orang-orang yang juga menerima dana hasil korupsi tersebut bisa dilakukan penyidikan.
“Apakah mereka sebagai pasif bisa disidik, bisa. Ada pasalnya gitu loh namun hukumannya tidak berat, kalau enggak salah sekitar 5 tahun,” katanya.
Kendati demikian, hal tersebut tetap ada proses karena turut menikmati hasil uang korupsi tersebut.
“Namun tetap ada prosesnya gitu, karena bagaimanapun dia menikmati tindak pidana yang kita sebut korupsi atau pencucian uang,” terangnya.
Lantas Firman menilai bahwa sang istri bisa jadi mengetahui asal-usul uang tersebut.
Terkait hal itu, Firman menyebut orang yang menerima dana itu harus dihukum juga agar mendapatkan efek jera.
“Meyakini bahwa uang tersebut bukan uang yang legal sebenarnya tahu dan istri tersebut atau mungkin siapa pun menerima aliran dana dari pelaku utama, itu masuk sebagai penerima pasif.”
“Ancaman hukumannya ada, dan harus dihukum juga supaya menjadi efek jera sehingga tidak ada lagi di kemudian hari seorang istri mendapatkan hal-hal yang sifatnya ilegal,” paparnya.
Sebelumnya Kejaksaan Agung membeberkan peran Harvey Moeis pada kasus korupsi timah.
Dalam perkara tersebut, Harvey Moeis yakni orang yang menghubungi direktur PT Timah di tahun 2018. Hal itu untuk mengakomodir kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah.
Adapun Harvey Moeis juga turut mengubungi PT SIP, SV VIP, PT SBS, dan PT TIN.Hal itu dilakukan untuk mempercepat kegiatan tersebut.
Setelah itu, Harvey pun meminta para smelter tersebut menyisihkan sebagian keuntungan untuk diserahkan kepada yang bersangkutan.(edisi/fajar)
Comment