KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ((DPRD) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Asrin berkunjung di ibukota Kabupaten Bombana, Sabtu (3/2/24). Kunjungan itu dalam rangka reses masa sidang pertama tahun 2023-2024, sekaligus mengawal aspirasi warga di Bombana.
Asrin mengatakan reses tersebut menjadi tugas anggota DPRD aktif, sehingga dirinya menggelar kegiatan itu. Reses tersebut juga telah mendapatkan izin dari pihak pengawasan dalam Pemilu 2024.
” Jadi kami melaksanakan reses ini sebagai tugas bagi anggota dewan aktif dan kami sudah mendapat izin dari Bawaslu Provinsi Sultra. Sebelum kami turun reses, kami sudah dibekali untuk bisa mengumpulkan masyarakat lewat kegiatan reses ini, ” ujar Asrin.
Asrin yang merupakan Caleg DPRD Sultra dapil II Konawe Selatan-Bombana ini pula menyampaikan, anggota DPRD aktif masih akan tetap mejalankan reses dan sosialisasi Peraturan daerah (Perda) hingga beberapa bulan kedepan.
“Harapan kami bagi masyarakat ialah mereka bisa membuka diri dan menyampaikan apa-apa yang menjadi keluhan mereka, utamanya disini kebanyakan masyarakat nelayan tentunya membutuhkan alat tangkap dan lainnya, makanya lewat kegiatan ini, aspirasi mereka bisa kami serap dan nantinya bisa di akomodir, ” terangnya.
Anggota Komisi III DPRD Sultra ini pula menyatakan siap melayani masyarakat dengan setulus hati. Dimana, Komisi III DPRD Sultra merupakan mitra bagi masyarakat petani, nelayan, perizinan atau DPM-PTSP, pertambangan, perumahan rakyat dan lainnya.
” Ada 18 OPD yang menjadi mirta kerja Komisi III, jadi kami turun menyerap aspirasi masyarakat kita di Konsel dan Bombana, dan ini benar-benar harus dimanfaatkan dengan baik oleh warga yang mengikuti reses ini,” ujarnya.
Olehnya itu, Asrin berkomitmen akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengawal semua usulan warga yang ada. Sebab, dari beberapa wilayah yang prrnah menjadi titik reses sebelumnya, animo masyarakat untuk mengajukan usulan bantuan diakuinya cukup banyak. Mulai dari usulan warga di beberapa kecamatan yang ada di Konsel, usulan Warga di pulau Kabaena, termasuk di wilayah darat Rumbia dan Poleang.
” Alhamdulillah, selama ini setiap ada usulan masyarakat, saya selalu pasang badan di dinas terkait. Jadi, saya kawal terus supaya masyarakat juga bisa puas dengan pelayanan kami sebagai konstituen di dapil II. Hasilnya juga sejak beberapa tahun lalu atau sejak saya duduk sebagai PAW di DPRD Sultra sudah banyak bantuan yang turun,” ungkap Asrin sembari berharap agar masyarakat bisa memaklumi jika ada usulan yang hingga kini belum bisa terakomodir.
Farhana Mallawangan Serap Aspirasi Warga Kolaka Raya

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dijadwalkan akan melakukan reses selama sepekan, mulai 25 Januari hingga 1 Februari 2024. Momentum tersebut akan dimanfaatkan oleh Anggota DPRD Sultra dari daerah pemilihan (Dapil) Kolaka Timur, Kolaka dan Kolaka Utara, Farhana Mallawangan, untuk menyerap aspirasi konstituennya.
Politikus Partai Golkar itu mengungkapkan, ia akan melakukan reses di Dapil V Sultra, khususnya pada empat titik di dua kabupaten, Kolaka dan Koltim. “Lokasi atau titik reses saya di Kabupaten Kolaka dimulai dari tanggal 25 Januari 2024 di Desa Huko-Huko. Sehari kemudian bergeser ke Koltim tepatnya di Kampung Toraja Tinondo. Keesokan harinya kembali lagi ke Kabupaten Kolaka di Desa Puubenua dan berakhir pada 28 Januari 2024 di Desa Lana,” sebut Farhana, Selasa (23/1/2024).
Ia berharap, pada reses nanti, para warga di Dapilnya dapat hadir dan berkumpul untuk menyampaikan aspirasi serta keluhan terkait program pemerintah yang belum atau yang telah terlaksana di wilayah tersebut. Sehingga dengan demikian, dirinya dapat mengetahui apa kebutuhan masyarakat dan yang harus dibenahi atau dilaksanakan pemerintah.
“Dalam reses, tentu kami akan mendengar apa yang menjadi aspirasi atau keinginan masyarakat. Nanti kami akan berusaha untuk memerjuangkannya agar bisa direalisasikan,” janji Farhana.(adv)
Comment