KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah melakukan pemantauan terhadap kondisi akibat bencana banjir yang terjadi di beberapa desa di Kabupaten Kolaka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sultra, Muhammad Yusup mengatakan bahwa hingga saat ini ketinggian air yang merendam ratusan rumah warga sudah semakin surut.
“Alhamdulilah, makin menyurut. Pengungsi sudah ditampung di sekolah-sekolah,” katanya Senin (22/1/2024).
“Dan ini kita harapkan tentunya sudah dalam tahap pemulihan dari akibat bencana banjir yang terjadi di Kolaka,” tambahnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari ini menyampaikan hingga saat ini belum ada korban jiwa, tetapi yang ada adalah korban material.
Kata dia, para korban banjir telah diberikan bantuan, baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka, Pemprov Sultra melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sultra dan Tagana juga dari BPBD sudah menyalurkan bantuan.
“Bantuannya sudah diterima Pemkab Kolaka. Bantuannya akan bertambah terus Insya Allah,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, ratusan rumah warga di Kabupaten Kolaka, terendam banjir setelah hujan mengguyur sejak pagi hingga sore hari
Salah satu lokasi yang terendam banjir berada di Kelurahan Sakuli, Kecamatan Latambaga, Kecamatan Wolo dan Kecamatan Kolaka. Minggu, (21/1/2024)
Hujan deras melanda wilayah Kabupaten Kolaka sejak Sabtu pagi hingga sore hari . Hujan deras terjadi sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita.
Bahkan pada, Sabtu (20/1/2024) Tiga rumah di Desa Konaweeha, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka hanyut terseret banjir bandang. (**)
Comment