KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar Pekan Kebudayaan Daerah sebagai salah satu upaya melestarikan budaya lokal.
Kegiatan yang berlangsung di pelataran Balai Kota Kendari ini akan berlangsung selama dua hari mulai 12-13 Desember 2023 dan telah dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, Selasa (12/12/2023).
Dalam kegiatan ini dipertandingkan beberapa jenis lomba permainan tradisional, diantaranya yaitu permainan terompah panjang, lomba lari balok, lomba lari enggrang, asin galah, juga ada lomba tarian lulo, dan fishion show.
Asmawa Tosepu menyampaikan, bahwa pekan kebudayaan ini digelar untuk melestarikan budaya lokal yang ada dan semakin merekatkan nilai-nilai budaya yang ada di Kota Kendari
“Bukan hanya peserta tetapi seluruh masyarakat Kota Kendari, bahwa ikatan persatuan dan kesatuan bangsa dan warga semakin melekat dengan nilai seni dan budaya,” ujarnya.
Kata dia, hasanah kebudayaan di Kota Kendari sangat kaya dengan nilai-nilai moral yang sangat besar dari diri kita.
“Oleh karena itu, saya berharap terciptanya sumber daya akan hadirnya SDM-SDM yang berkualitas dengan menjunjung tinggi nilai adat dan budaya,” harapnya.
Dengan demikian kualitas dan kebudayaan harus seimbang perannya antara bagaimana pendidikan sekolah formal dan diluar sekolah luar formal itu sendiri.
“Mari untuk terus menanamkan nilai-nilai kebudayaan kepada regenerasi penerus, yang saat ini sedang mengenyam di dunia pendidikan,” ajaknya.
Untuk diketahui, dalam kesempatan tersebut Pj Wali Kota Kendari dan sejumlah pejabat, serta Forkopimda melakukan eksebisi sejumlah lomba, yakni bermain gasing, metinggo atau egrang dan bermain asin. (**)
Comment