KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui UPTD Museum dan Taman Budaya melaksanakan lomba pemilihan Duta Museum Sultra tahun 2023.
Pemilihan Duta Museum ini salah satu program pengelolaan kemuseuman, yang bertujuan memaksimalkan potensi dan peran generasi muda dalam memajukan Museum Sultra dan meningkatkan akses masyarakat terhadap museum.
Kegiatan yang telah resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Dikbud Sultra Anggraini Balaka ini berlangsung mulai 9-12 November 2023, di salah satu hotel Kota Kendari.
Lomba pemilihan Duta Museum ini diikuti sekiranya 60 peserta dari kalangan umum se Provinsi Sultra, baik pelajar ataupun mahasiswa.
Nantinya, peserta yang berhasil menjadi juara akan mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan. Dimana untuk juara 1 akan mendapatkan hadiah Rp2,5 juta, juara 2 Rp1,5 juta dan juara 3 Rp1 juta.
Sekdis Dikbud Sultra, Anggraini Balaka mengatakan Duta Museum harus memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan dan mempromosikan Museum, serta meningkatkan jumlah pengunjung.
“Saya melihat Museum yang ada di Kota Kendari ini, pengunjungnya sebagian besar masih didominasi oleh pelajar, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa,” katanya usai membuka giat tersebut, Kamis (9/11/2023).
“Sehingga tugas Duta ini saya kira sangat berat untuk memaksimalkan tugasnya dalam memperkenalkan museum kepada masyarakat, sehingga perlu adanya kolaborasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra, Noni Syuhida mengatakan nantinya Duta Museum yang terpilih akan menjadi ambassador perwakilan dari Museum Sultra.
Untuk mempromosikan dan mempublikasikan museum ke masyarakat. Adapun aspek penilaian dari lomba tersebut yaitu dilihat dari pengetahuan tentang kemuseuman, aktivitas, ide atau gagasan.
Yakni dalam menggunakan teknologi informasi, sebagai media untuk publikasi, tata krama, komunikasi dan promosi.
“Tahap dalam pemilihan duta museum ini ada tiga yakni tahap pertama pemberian sosialisasi, terkait sejarah museum sultra, tata pengelolaan di dalam museum, dan koleksi-koleksi yang ada di museum,” bebernya.
“Kemudian tahap audisi yakni wawancara dan grand final di tanggal 12 itu minggu malam,” tambahnya.
Dalam tahap wawancara, panitia akan menyeleksi peserta yang akan maju ke malam Grand Final pada 12 November 2023 sebanyak 10 peserta. Lalu, dari 10 peserta tersebut akan dipilih juara 1, 2 dan 3. Namun yang akan menjadi duta tahun 2023 adalah yang mendapatkan juara 1.
“Untuk jangka waktu kerja duta museum yakni satu tahun. Kemudian duta museum akan membuat program terkait mempromosikan dan mempublikasikan museum baik secara langsung maupun menggunakan medsos, untuk meningkatkan kunjungan museum Sultra,” tutupnya. (**)
Comment