MUNA, EDISIINDONESIA.id – Apresiasi publik terhadap pembuatan dan penataan taman kota Raha disepanjang jalan bypass cukup besar. Hanya sayang, masih saja ada tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan merusaki hingga melakukan pencurian tanaman bunga.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Eddy Uga mengungkapkan akan menempatkan pos jaga bagi Polisi Pamong Praja (Pol PP) di area taman.
“Sangat kita sayangkan. Berbagai tanaman dan pernak-pernik pendukung agar taman menjadi lebih indah dirusaki dan tanamannya dicuri. Langkah-langkah akan kita lakukan, diantaranya posko jaga akan ditempatkan disana (taman),” kata Eddy Uga, disela-sela mengikuti pidato kenegaraan Presiden dalam memperingati HUT RI ke-78, di gedung DPRD Muna, Rabu (16/8/2023).
Mantan Kadis PUPR Muna ini juga berharap warga masyarakat meningkatkan kesadaran akan rasa memiliki, sehingga dapat merawat, menjaga serta bersama-sama melestarikan taman kota yang sudah dengan susah payah dibangun.
“Semua itu tidak tumbuh sendiri ya. Butuh pengorbanan dan usaha. Taman itu milik kita semua, mari jaga bersama, kita rawat, agar kelak terus tumbuh untuk memperindah daerah kita ini,” ajaknya.
Ditanya soal penempatan kamera pengawas (CCTV) Eddy mengatakan kedepan akan merencanakan itu. Namun, saat ini dengan diaktifkannnya jaringan hotspot (wifi) secara gratis, maka pihaknya menginginkan selain layanan internet bisa dipakai oleh masyarakat, juga warga menjaga taman tersebut.
“Harapan juga kita sebenarnya warga yang menggunakan wi fi disekitar itu, sekaligus ikut menjaga taman tersebut.Tapi sekali lagi kesadaran masyarakat sangat penting.” tutup Sekda Muna. (Andik/Dir)
Comment