Soal Empat Figur Calon Pj Gubernur di Bumi Anoa, Begini Kata Pengamat Politik Sultra

KENDARI, EDISIINDONESIA.id Empat figur calon Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diusulkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra telah mencuat beberapa waktu belakangan ini.

Mereka adalah, mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra, Komjen Pol Andap Budhi Revianto. Kapolda Bangka Belitung, Yan Sultra. Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Asrun Lio.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Sultra Dr. H. M. Najib Husain mengatakan bahwa Pj Gubernur di bumi anoa nantinya diharapkan adalah mereka yang mengetahui bagaimana kondisi Sultra.

“Dan utamanya adalah mereka berasal dari putra daerah di Sultra. Sehingga betul-betul bisa membawa bagaimana tata kelola pemerintahan sampai terpilihnya nanti Gubernur di 2024,” ungkap Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintah, Fisip UHO Kendari ini.

Menurutnya, empat nama yang diusulkan masing-masing fraksi di DPRD Sultra, pada dasarnya mempunyai kelebihan dan kemampuan masing-masing. Namun ia berharap Pj Gubernur yang terpilih nantinya adalah Pj yang betul-betul netral atau tidak memihak pada satu kelompok manapun.

Terkait pengusulan calon Pj Gubernur yang berasal dari dunia akademisi yaitu, Rektor UHO Kendari Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu, menurutnya hal tersebut merupakan pilihan yang tepat.

Mengingat bahwa, sosok kampus memang selalu dijadikan barometer dalam setiap bidang dan pengembangan yang ada dalam sebuah daerah.

“Sehingga, kemudian kalau DPRD Provinsi merekomendasikan pak rektor. Saya pikir itu merupakan pilihan yang tepat dan bisa menjaga jarak dengan kelompok-kelompok yang ada,” ungkapnya .

Begitupun dengan sosok Asrun Lio yang saat ini menjabat sebagai Sekda Sultra. Menurutnya, Asrun Lio juga mempunyai pengalaman dalam mendampingi Gubernur Sultra, Ali Mazi, sehingga diharapkan nantinya kondisi di Sultra bisa lebih kondusif.

Untuk dua calon Pj Gubernur lainnya, yakni mantan Kapolda Sultra, Komjen Pol Andap Budhi Revianto dan Kapolda Bangka Belitung, Yan Sultra, ia mengatakan bahwa dirinya berharap Pj Gubernur Sultra nantinya berasal dari latar belakang yang tidak ada keterkaitannya dengan partai politik.

“Juga mereka mengetahui dan sudah memahami bagaimana kondisi di Sultra dan sesuai dengan otonomi daerah, kita berharap bahwa dengan otonomi daerah ini muncul yang namanya putra-putra daerah, mereka yang memang khusus berasal dari Sultra,” bebernya.

Lanjut ia menyampaikan bahwa, nantinya setelah merekomendasikan calon Pj Gubernur ke Kemendagri, harus tetap dilakukan pengawasan oleh legislatif, agar tiada ada lagi calon drop dari pusat.

“Yang bisa jadi bahwa mereka kemudian di utus ke Sultra, lalu kemudian tidak memahami bagaimana kondisi Sultra,” katanya.

“Saya berharap apa yang telah didorong anggota DPRD Provinsi bisa menjadi pertimbangan utama bagi pusat nantinya dalam menentukan Pj Gubernur Sultra, karena apapun adanya bahwa anggota DPRD provinsi adalah perwakilan dari seluruh masyarakat Sultra,” tutupnya

Diketahui sebelumnya, Sekretaris DPRD Sultra, La Ode Mustari menyampaikan bahwa, berdasarkan rapat fraksi DPRD, telah diusulkan 4 nama, yang selanjutnya akan mengerucut menjadi tiga nama dan akan di putuskan dalam Rapat Paripurna DPRD Sultra secepatnya.

Karena, berdasarkan surat dari Kemendagri pengusulan Pj Gubernur Sultra selambat-lambatnya pada 9 Agustus 2023 mendatang. (**)

Comment