Ukur Konsumsi Pangan Guna Tingkatkan SDM, Dinas Ketahanan Pangan Sultra Samakan Persepsi

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyamakan persepsi dalam mengukur konsumsi pangan, energi pangan dan tingkat protein.

Kepala Disketapang Sultra, Ari Sismanto mengatakan hal itu dilakukan sebagai bentuk output pemanfaatan pangan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal, aktif, dan produktif.

Melalui makanan yang baik, mengandung kalori, protein dan energi yang tercukupi secara keseluruhan yang akan dikonsumsi masyarakat.

“Harapan kita terus ada perbaikan tentang tingkat konsumsi pangan, perbaikan gizi keluarga, pangan yang aman, dan mutu yang baik,” kata Ari usai pertemuan penyusunan neraca bahan makanan dan pola pangan harapan (NBM/PPH) tingkat provinsi Sultra 2023, Senin (24/7/2023).

Pertemuan tersebut diikuti Disketapang dari 17 kabupaten/kota se-Sultra di Aula Disketapang Sultra. Dalam kegiatan ini pula, para peserta membawa data-data produksi, kesehatan, serta data kecukupan dan harga pangan di masing-masing daerah.

Kata dia, data tersebut akan dianalisa oleh pihaknya melalui perhitungan ketersediaan pangan dengan jumlah masyarakat.

“Agar kita bisa hitung betul-betul tingkat konsumsinya masyarakat seperti apa, baik itu kecukupan energi, protein, karbohidratnya, maupun nabatinya,” jelasnya.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Disketapang Sultra, Aristos menjelaskan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun.

Kegiatan itu untuk mengukur tingkat suplai kebutuhan pangan, di mana para peserta akan dibekali metode perhitungan neraca bahan makanan dengan melakukan perhitungan 12 komoditas.

“Sehingga output akhirnya itu tadi, angka kecukupan energi dan protein. Jadi per kabupaten kita ajarkan metodenya,” tutupnya. (**)

Comment