KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Menginginkan perubahan dan perbaikan dalam menjalankan kepemerintahan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Dialog Politik terkait pidato Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Kegiatan itu bertempat di salah satu caffe di Kota Kendari, pada Jumat (14/7/23) malam.
Dalam kesempatan ini, Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muh. Endang menyampaikan, bahwa poin penting dalam dialog politik tersebut adalah perlunya perubahan dan perbaikan dalam pemerintahan.
“Artinya kita memperbaiki apa yang kurang dan melanjutkan yang baik,” kata Endang yang ditemui usai acara dialog tersebut.
Endang menegaskan, koalisi Perubahan dan Perbaikan dari tiga partai, Demokrat, PKS dan NasDem telah menandatangani piagam kesepakatan untuk mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden RI.
“Insya Allah sudah 99 persen mendukung pak Anies Baswedan,” ujar Endang
Untuk deklarasi koalisi sendiri, lanjut Endang, masih menunggu Anies Baswedan pulang dari ibadah haji.
Disisi lain, terkait beredarnya isu bahwa Gatot Nurmantyo akan mendampingi Anies Baswedan sebagai pasangan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Endang dengan tegas mengatakan bahwa isu tersebut tidak benar.
“Itu tidak benar ya,” singkatnya.
Mantan Ketua BEM FISIP UHO periode 1998/1999 itu juga menyampikan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangkan Anies Baswedan di Sultra.
“Kami sementara menggagas untuk mendatangkan Anies Baswedan. Saya sudah bertemu dengan teman-teman dari partai koalisi di Sultra. Insya Allah September,” janjinya.
Mewakili Partai Demokrat Sultra, Endang juga mendukung langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) untuk memberantas tindakan korupsi dan mafia, khususnya di sektor pertambangan.
“Kita dukung Kajati ya. Alhamdulillah Kajati sudah konsisten dan amanah dalam memberantas korupsi pertambangan,” tukasnya.(**)
Comment