KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Selama 3 jam terombang ambing di perairan pulau Saponda, Konawe. Kapal KM Dua R yang berangkat dari pelabuhan Menui, Sulawesi Tengah (Sulteng) menuju Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah dievakuasi oleh Tim basarnas Kendari.
“Penumpang sebanyak 53 orang diantaranya ada anak bayi dan 9 ABK, kami evakuasi dan semuanya selamat hingga tiba di pelabuhan SAR Kendari,” kata Plt Kepala Basarnas Kendari Hidayat, Minggu (28/5/2023).
Adapun kronologisnya, Hidayat menerangkan. Pada pukul 11.00 wita, kapal KM Dua R ini mengalami mati mesin di perairan Konawe, namun sekitar 3 jam berada di tengah laut dan kondisi ombak yang cukup tinggi sekitar 2 sampai 3 meter ,sehingga kapal terbawa kembali memasuki perairan Menui.
“Ketika tim kami berangkatkan ke lokasi. Tidak berselang berapa lama, kami berhasil mendapatkan kapal KM Dua R itu di perairan Menui, dan seluruh penumpang telah di evakuasi dengan kondisi selamat,” terangnya.
Namun, kata Hidayat. Belum diketahui secara pasti terkait penyebab mesin kapal KM Dua R tersebut mati.
“Kami belum bisa sampaikan apa yang menyebabkan kapal mesin mati,” imbuhnya.
Selain itu, salah satu penumpang kapal Marwan mengatakan. Ketika mesin kapal mati, para penumpang panik. Sebab kapal berada di tengah laut dan terhantam ombak selama 3 jam.
“Kami di bawah ombak selama 3 jam. Dan semua penumpang panik, kami hanya pasrah sama Allah,” jelasnya.
Syukurnya. Saat tim Basarnas Kendari datang untuk mengevakuasi, Marwan beserta penumpang lainnya baru merasa legah.
“Alhamdulillah kami sangat berterimakasih kepada Basarnas Kendari karena sudah memberikan bantuannya,” pintah orang tua berusia 63 Tahun itu dengan raut wajah sedih.
Diketahui, Kantor Badan Sar Nasional (Basarnas) Kendari mengunakan Kapal Negara (KN) Pacitan 102 untuk melakukan evakuasi dan melibatkan KSOP Kendari, Polairud Baharkam Mabes Polri, petugas Kawasan Pelabuhan Kendari. (**)
Comment