MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar pasar murah. Pasar murah ini digelar di tiga wilayah besar yakni wilayah Lawa Raya, Kusambi Raya dan Tiworo Raya.
Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri, mengatakan, sesuai dengan instruksi Presiden RI, ada enam langkah konkret yang dianjurkan dalam penekanan laju inflasi daerah, salah satunya adalah diadakannya pasar murah.
“Jadi pasar murah ini dilakukan pada tiga komoditas, dari data yang telah diberikan oleh Dinas Ketahanan Pangan bahwa pada Juli sampai November terjadi kenaikan tiga komoditas tersebut, yaitu beras, telur dan minyak goreng,” katanya, Kamis (20/4/23).
Bahri menambahkan, tiga komoditas tersebut diambil dari distributor lokal, hanya salah satunya komoditas didistributor dari Kabupaten Konawe yaitu beras selain beras dari distirbutor lokal dengan tujuan bisa menyejahterakan pelaku usaha.
Terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan, La Ode Aka, menyampaikan, pasar murah ini menjual dengan sistem kupon bagi warga yang tergolong tidak mampu. Dalam kupon itu satu paket, sudah ada beras, telur, dan minyak goreng serta terigu.
“Untuk diketahui bagi yang mendapatkan kupon kali ini sebanyak 7086 kepala keluarga (KK) dengan paket beras 10 kg,gula 2 kg,terigu 2 kg,dan minyak dua liter dengan total harga keseluruhan Rp 117.000,” katanya.
Sementara itu penerima manfaat La Ode Risa, mengatakan sangat berterimakasih pada pemerintah daerah yang telah mengadakan pasar murah jilid III ini.
“Ini sangat membantu beban pengeluaran masyarakat, dimana harga pasaran sangat jauh berbeda dengan diadakannya pasar murah kali ini. Kami sangat mengapresiasi dan bangga dengan kinerja pemerintahan saat ini dimana selalu memikirkan keadaan masyarakatnya,” singkatannya.
Comment