Juru Racik Persib Bandung Ingin Akhiri Kompetisi dengan Manis

EDISIINDONESIA.id – Persib Bandung bakal menjalani pertandingan pekan ke-34 melawan Persikabo 1973 yang berlangsung, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (15/4/2023).

Laga melawan Laskar Padjajaran itu menjadi pertandingan terakhir Persib di musim 2022/2023. Apabila menang, Persib bakal naik ke posisi kedua papan klasemen dan mengakhiri musim dengan poin 65.

Di waktu yang sama, Persija juga bakal menjalani laga pamungkas melawan PSS Sleman. Bila Macan Kemayoran menang, maka Persib tertahan di posisi ketiga dan gagal menjadi runner up juara.

Pelatih Persib Luis Milla mengatakan, timnya sudah melupakan kekalahan terakhir melawan Persita Tangerang.

Ia pun bertekad membuat kejutan, khususnya bagi para Bobotoh yang kali ini diperkenankan datang ke stadion.

“Kami ingin melupakan hasil terakhir kami karena tim tidak bermain dengan bagus. Kami mau melupakan itu, tetapi tentu kami harus memainkan laga dengan bagus apalagi kami akan bermain dihadapan Bobotoh, suporter,” kata Milla dalam pre-match conferencedi Stadion GBLA, Jumat (14/4/2023).

Menurutnya, tim Persib sudah menjalani serangkaian situasi baik dan buruk selama menjalani kompetisi Liga 1 musim 2022/2023.

Sempat bermain dengan format bubble di Kota Yogjakarta pascatragedi Kanjurun, Oktober lalu. Kemudian terusir dari markas Stadion GBLA karena dipakai sebagai venue Piala Dunia U-20.

Sampai akhirnya, Persib bisa ‘pulang’ ke rumah dan akan disambut ribuan Bobotoh saat laga nanti berlangsung.

“Kami ingin mengakhiri musim ini dengan perasaan yang bagus, dengan tim yang memainkan laga dengan bagus,” jelasnya.

“Saya paham para pemain merasa kesulitan setelah melalui musim dengan berat dan panjang. Melalui masa-masa sulit, harus bermain di lapangan yang berbeda-beda, menjalani masa bubble, pada prinsipnya ini sangat menyulitkan bagi pemain,”ungkapnya.

Maka dari itu, di laga terakhir, dia ingin anak asuhnya memberikan yang terbaik bagi tim, manajemen, dan juga Bobotoh.

“Tapi di laga terakhir ini pemain ingin menampilkan laga yang bagus di akhir,” imbuhnya.

Hal senada disampikan gelandang muda Febri Hariyadi. Pemain 27 tahun itu sepakat kalau laga besok mereka bakal memberikan yang terbaik, yakni kemenangan.

Apalagi pertandingan besok sangat spesial, karena juga menjadi penampilan terakhir kiper senior I Made Wirawan yang memutuskan pensiun.

“Saya sebagai pemain siap untuk bermain besok dan saya mewakili pemain sudah sepakat untuk memberikan yang terbaik di lapangan terakhir, karena kami tahu kami kembali ke homebase yang sebenarnya dan itu juga menjadi motivasi sendiri bagi para pemain,” tuturnya.

Kata Febri, kehadiran suporter di stadion memberikan motivasi lebih bagi para pemain.

“Apalagi didukung Bobotoh dan juga laga terakhir bagi Bang Made. Tentunya kami ingin memperlihatkan dan memberikan yang terbaik,” ucap mantan penggawa Timnas Indonesia itu. (edisi/jpnn)

Comment