Bulan Ramadhan, Tren Gadai di Kota Kendari Alami Peningkatan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Tren gadai di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami peningkatan di bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah.

Dimana, tren gadai di Kota Kendari pada Maret 2023 ini mengalami peningkatan 38,5 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Vice President Pegadaian Area Sultra, Gede Anom Sastrawan mengatakan bahwa, kenaikan tren gadai hampir terjadi setiap tahunnya, bahkan pihaknya mencatat di tahun 2023 ini tren gadai bahkan terjadi sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Bahkan pihaknya memprediksi, bahwa peningkatan tren gadai akan lebih terlihat dua pekan sebelum lebaran Idul Fitri, hal tersebut bisa terjadi lantaran nasabah pegadaian kebanyakan dari kalangan pelaku usaha yang memiliki usaha produktif.

“Pelaku usaha ini setiap tahunnya secara konsisten selalu melakukan gadai di kantor-kantor pegadaian sebagai modal usaha maupun memperbanyak barang dagangan. Apalagi menjelang lebaran 2023, banyak pelaku usaha yang hendak nenyetok barang-barang untuk dijual ke konsumen,” jelasnya, Jumat (31/3/2023).

“Tapi biasanya tren gadai akan berangsur turun bahkan stabil pada saat dua pekan setelah Idul Fitri,” tambahnya.

Lanjut ia menyampaikan, bahwa jenis gadai yang ada di Pegadaian terdiri dari dua yaitu gadai emas dan non gadai (non emas) seperti fidusia yakni hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dialihkan.

Untuk di bulan suci Ramadhan ini sendiri, produk gadai yang mendominasi adalah emas dengan persentase secara nasional sebesar 90 persen. Dimana, khusus di wilayah Sultra, produk gadai berupa emas ilmencapai 87 persen dan gadai non emas 13 persen.

“Untuk gadai non emas juga tak sedikit jadi pilihan para nasabah,” ucapnya.

Gede Anom menjelaskan, gadai non emas merupakan pemberian kredit dengan sistem gadai yang diberikan ke seluruh golongan nasabah untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif.

Berupa jaminan barang bergerak seperti jaminan BPKB, pembiayaan kendaraan bermotor, jaminan biaya pendidikan, KUR, elektronik misalnya handphone dan lainnya.

“Adapun keuntungan dari gadai non emas ini di antaranya barang jaminan bervariasi, proses yang cepat, mudah, dan aman. Bahkan barang jaminan aman disimpan di pegadaian, hingga uang pinjaman dapat diterima secara tunai maupun transfer,” tutupnya. (**)

Comment