Partai Buruh Target 4 Kursi DPRD Sultra dan 3 Kursi Setiap Daerah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Partai Buruh menargetkan 4 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan 3 kursi untuk setiap Kabupaten Kota, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Selain itu, 1 kursi untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra.

Hal tersebut disampaikan oleh Exco Partai Buruh Sultra, Asfian Hafiluddin, saat konsolidasi pemenangan Partai Buruh dan konsolidasi akbar Persatuan Partai Buruh Sultra, Kamis (16/2/2023).

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nurzali dan Ketua Tim Khusus Pemenangan Partai Buruh, Said Salahudin.

Asfian Hafiluddin mengatakan saat ini persiapan UN memenuhi kebutuhan kursi telah mencapai 60 persen dan akan terus diupayakan agar meningkat. 

“Kita di Sultra akan merebut beberapa parlemen dari kota sampai kabupaten dan provinsi sudah ada target. Ini merupakan suara buruh, kita sudah mengonsolidasikan khusus para pekerja, petani, nelayan,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk DPR RI Sultra memiliki target satu kursi, DPRD Provinsi minimal empat kursi, sedangkan DPRD Kabupaten dan Kota minimal tiga kursi setiap daerah.

“Untuk DPR RI Sultra memiliki target 1 kursi, DPRD Provinsi minimal 4 kursi, sedangkan DPRD Kabupaten Kota minimal 3 kursi di setiap daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Said Salahudin mengatakan Partai Buruh saat ini tengah melakukan persiapan menghadapi pencalonan anggota DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

“Untuk Sultra itu targetnya satu kursi DPR RI itu yang ditargetkan oleh pusat. Oleh karena itu, kita merancang konsolidasi ini. Ya tentu bukan hanya sekali ini,” katanya.

“Sedangkan untuk provinsi dan kabupaten/kota itu juga sudah dirancang oleh teman-teman exco provinsi,” tambahnya.

Sedangkan, Ferri Nurzali mengatakan ada 16 provinsi prioritas dari Partai Buruh yang ditargetkan akan memenangkan kursi DPR RI sebanyak 30 kursi.

Di mana, ke-16 provinsi yang menjadi prioritas Partai Buruh yakni Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Pekanbaru, Batam, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat.

“Kita punya basic dasar anggota yang terpusat di 16 provinsi ini termasuk Sultra, kami akan mengkonsolidasikan untuk pemenangan Pemilu 2024,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan capaian kursi parliamentary threshold atau ambang batas perolehan suara minimal partai politik di 4 persen yaitu minimal 5,6 suara atau maksimal 7 juta suara di 16 dapil.

“Ini termasuk nanti 20 provinsi lainnya akan kita konsolidasi tapi memang umumnya anggota kita petani nelayan,” ungkapnya.

Untuk membentuk persatuan buruh disetiap provinsi, ia menambahkan melalui konsolidasi dengan kader, simpatisan termasuk kelompok organisasi buruh, serikat kerja, ormas serta komunitas, sehingga pihaknya membentuk persatuan buruh.

“Kita sudah deklarasikan di tingkat nasional pada 26 Januari dihadiri tujuh korporasi terbesar Indonesia dan 108 federasi juga termasuk tokoh agama masyarakat, buruh, petani dan nelayan,” pungkasnya. (**)

Comment