MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Penjabat Bupati Muna Barat (Mubar), Bahri menargetkan pembangunan Asrama Mahasiswa Muna Barat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan rampung pada 2024 mendatang.
Bahri menjelaskan target tersebut sebagai bentuk wujud dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiswa Muna Barat, pada tahun 2022 lalu telah diselesaikan desain perencanaan pembangunan Asrama mahasiswa yang terlambat, di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
“Kita (Pemda) inginkan mahasiswa dari semester 1 sampai 4 yang menempati Asrama. Sebab, ini bergulir, jangan sampai tinggal selamanya di Asrama,” ungkap Bahri, Rabu (1/2/2023).
Sementara untuk syarat dan peraturan penempatan asrama bagi mahasiswa itu akan ditetapkan oleh Pemkab. Sebab, ia takutkan asrama ini akan dijadikan tempat yang tidak baik bagi para mahasiswa, sehingga nanti akan disepakati bersama terkait regulasi penempatan asrama.
Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri itu mengatakan, ini juga bagian dari melonggarkan biaya yang dikeluarkan para orang tua mahasiswa, sehingga pada 2023 ini telah dimulai pembangunan fisik asrama mahasiswa tersebut.
“Konsultan perencanaan telah selesai di tahun 2022 lalu, saat ini kita sudah mulai lelang fisik,” pungkasnya.
“Anggaran yang dipersiapkan pada APBD induk 2023 untuk pembangunan asrama senilai Rp 1 miliar, khususnya bagi proses pematangan lahan dan struktur bangunan, serta nantinya akan ditambahkan dananya pada anggaran perubahan selanjutnya, sehingga ditargetkan pada tahun 2024 pembangunan asrama mahasiswa ini telah rampung,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mubar, LM Amrin mengatakan, progres pembangunan asrama mahasiswa tersebut pada tahun 2022 lalu telah rampung pada tahap proses desain serta perencanaan anggarannya.
“Baru rampung proses desainnya ini asrama, kemungkinan 2023 ini akan dimulai proses pembangunannya,” ungkap Amrin.
Untuk desain pembangunan sebagaimana yang telah disampaikan oleh Amrin bahwa asrama itu akan dibangun seluas 40×80 meter, yang didesain dua lantai terbagi atas asrama putra dan putri.
Untuk itu, dengan adanya pembangunan asrama ini, mahasiswa menyambut baik program pemerintah daerah, pasalnya nantinya pengeluaran para orang tua tidak terlalu terbebani terkait tempat tinggal anaknya.
“Ini juga nanti akan menjadi wadah silahturahmi para mahasiswa se Kabupaten Muna Barat untuk saling mengenal dalam satu rumpun,” ungkap perwakilan Himpunan Mahasiswa Pemuda Madampi (HMPM), Sai Bamba.
Sehingga, ia sebagai salah satu mahasiswa Muna Barat merasa bersyukur dan berbangga memiliki pemimpin yang mampu memperhatikan hal-hal kecil yang. “Ini menjadi kebutuhan para mahasiswa yang ada di Kota Kendari,” pungkasnya. (**)
Comment