Aktivitas Anak Muda Dinilai Meresahkan, Jadi Penyebab Batbat Ditutup

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Aktivitas masyarakat Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya anak muda di salah satu tempat nongkrong yakni di Batbat Kendari dinilai meresahkan.

Sehingga hal tersebut yang melatarbelakangi ditutupnya akses masuk maupun aktivitas di area jalan masuk pintu kedua Masjid Al Alam Kota Kendari tersebut oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kendari. 

Kepala Satpol PP Kota Kendari, Samsul Alam mengatakan bahwa, Batbat yang biasa digunakan sebagai tempat tongkrongan anak muda di Kendari itu ditutup sejek 3 Januari 2023 lalu.

“Aktivitas diarea tersebut dianggap telah meresahkan karena sudah sering didapati botol-botol bekas minuman keras dan tak jarang juga didapati aktivitas anak muda tembus hingga dini hari,” katanya, Rabu (18/1/2023).

Bukan hanya itu, Samsul menyampaikan bahwa pihak pengelola Masjid Al-Alam Kendari juga telah menyampaikan keberatan dengan aktivitas tersebut.

Apalagi jalan tersebut merupakan, jalan menuju area tempat ibadah, meski belum diaktifkan sepenuhnya sebagai jalur keluar masuk Masjid Al Alam Kendari. 

“Sebenarnya kalau kegiatan sore tidak terlalu masalah, hanya kegiatan malam yang bikin problem tersendiri karena rata-rata beraktivitas sampai subuh, biasanya banyak pecahan botol disitu,” ungkapnya.

Sehingga, untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya terus berpatroli dan bertugas malam di tempat itu dan jika masih didapati yang beraktifitas di area Batbat Kendari, maka akn diminta untuk meninggalkan area tersebut.

“Kalau sekedar menikmati pemandangan boleh saja, asal tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan keresahan sosial. Tapi menjual juga tidak boleh,” ujarnya.

Untuk diketahui, Batbat merupakan singkatan dari batu-batu, karena memang lokasi tempat tersebut terbentuk dari sekumpulan batu yang merupakan akses jalan keluar dari Masjid Al Alam Kendari. (**)

Comment