EDISIINDONESIA.id – Timnas Brasil kalah pada laga melawan Kroasia di perempat final Piala Dunia 2022 melalui drama adu penalti.
Tim Samba kalah dengan skor 2-4 dalam babak tos-tosan di Education City Stadium, Al-Rayyan, Doha, Qatar, Jumat (9/12) malam hingga Sabtu dini hari WIB.
Thiago Silva mengatakan bahwa tersingkirnya Brasil dari Piala Dunia 2022 melalui adu penalti sangatlah menyakitkan.
Kapten Brasil berusia 38 tahun tersebut juga menerima kenyataan bahwa dia tidak akan pernah bisa memenangkan Piala Dunia dan kemungkinan kompetisi terakhirnya bersama tim Samba.
“Ini sulit diterima,” kata Silva usai pertandingan yang dikutip AFP pada Sabtu.
“Saya telah melalui beberapa kekecewaan dalam hidup saya dan ketika kami gagal meraih tujuan kami, itu sangat menyakitkan.”
“Namun, kami harus berusaha menegakkan kepala dan terus maju. Tidak ada alternatif lain.”
Gol Neymar
Laga Kroasia vs Brasil ditutup dengan adu penalti setelah laga selama 120 menit skor masih imbang 1-1. Brasil kalah dalam adu penalti 2-4.
Neymar membuka keunggulan untuk Brasil di perpanjangan waktu.
Namun, Bruno Petkovic menyamakan kedudukan di menit-menit pertandingan sebelum lanjut ke drama adu penalti.
Brasil Kehilangan Konsentrasi
Silva mengatakan timnya tiba-tiba kehilangan konsentari setelah unggul satu gol.
Dia mengatakan Brasil tidak terbiasa mendapat gempuran sengit dari tim lawan.
“Kami tidak terbiasa diserang seperti itu. Kami menjadi sedikit tidak terorganisir dan dari sanalah gol itu berasal.”
“Sayangnya sebagai pemain saya tidak akan bisa mengangkat trofi ini,” katanya.
“Siapa tahu di masa depan saya akan mendapat kesempatan dalam peran lain.” (edisi/jpnn)
Comment