Pelaku UMKM IRTP di Kendari Ikuti Pelatihan Tingkatkan Keamanan Pangan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) Kota Kendari, mendapatkan pelatihan dari Pemerintah Daerah Kota Kendari untuk meningkatkan keamanan pangan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu, dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Kota Kendari, M Saiful mengatakan bahwa para pelaku usaha IRTP juga dibekali pengetahuan yang lain.

Dalam hal ini, untuk memenuhi komitmen atas pengajuan ijin edar Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) pada Bimbingan Teknis (Bimtek) tersebut.

Ia mengatakan bahwa, keamanan pangan menjadi masalah di negara-negara berkembang. Diantaranya masalah pertumbuhan penduduk dan urbansi, perubahan pola makan, intensifikasi dan industrialosasi produk pertanian dan pangan.

Sehingga, menurutnya keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab bersama baik produsen maupun pedagang.

“Pemerintah melakukan pengawasan sebelum dan sesudah produk diedarkan, produsen harus menjamin keamanan, mutu dan khasiat dari produk itu, dan konsumen harus cerdas dalam memilih produk yang aman di konsumsi,” ungkapnya.

Terkait pangan yang diproduksi oleh industri rumah tangga, kata dia, pemerintah di tingkat daerah kabupaten kota memiliki kewenangan dalam hal penertiban izin produksi dan pengawasan produk IRTP yang beredar.

Sehubungan dengan hal itu, Badan POM telah mengeluarkan beberapa regulasi terkait pengawasan IRTP seperti standar kegiatan usaha pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko obat dan makanan.

Pedoman pemberian sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT), cara produksi pangan yang baik untuk industri rumah tangga pangan dan tata cara pemeriksaan sarana industri rumah tangga.

Sehingga ia berharap Bimtek tersebut mampu menghasilkan produsen atau pelaku usaha yang dapat menghasilkan produk pangan yang aman dan bermutu serta halal bagi masyarakat khususnya di Kota Kendari.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum berharap dengan mengikuti Bimtek ini, para pengusaha produsen makanan dapat memproduksi pangan yang aman untuk dikonsumsi seluruh masyarakat.

Ditambah lagi dengan perkembangan Kota Kendari, pelaku UMKM juga semakin bertambah. Ia juga membeberkan bahwa di momen tersebut para pelaku UMKM bisa mendapatkan sertifikat PIRT.

“Sudah banyak juga jumlah UMKM dan mereka rata-rata sudah berizin. Nah, untuk memenuhi salah satu syarat izin tersebut sebenarnya ada sertifikat PIRT,” tutupnya. (**)

Comment