KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Saat ini beberapa bakal Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mulai muncul kepermukaan untuk mencari popularitas dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Sultra Dr. Najib Husain mengatakan bahwa, popularitas tersebut bisa saja bernilai positif atau bahkan bisa bernilai negatif.
Tergantung bagaimana cara para Cagub Sultra tersebut bisa mendesain diri dan bagaimana mereka menjual program agar mendapat tempat di hati masyarakat sehingga elektabilitas semakin positif.
Dosen Ilmu Politik FISIP UHO ini menyampaikan dukungan kepada siapa saja calon gubernur yang berniat untuk membangun Sultra tanpa memandang politik identitas.
Baik itu identitas agama, ras, suku, maupun golongan. Karena menurutnya, siapapun yang mempunyai niatan untuk membangun Sultra, maka harus diberi dukungan.
“Kita tidak perlu melakukan kampanye dengan menjual isu tentang putra daerah dan kemudian menyudutkan calon-calon yang lain,” katanya, Jumat (11/11/2022).
Lanjut ia menyarankan, agar para Bakal Cagub lebih banyak mengedepankan bagaimana membangun Sultra kedepan.
“Kalau dia terpilih apa yang akan dia lakukan, program apa yang akan di ajukan,” tutupnya.(**)
Comment