KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kewirausahaan dan Karir Mahasiswa (UPT P2KM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melakukan pembekalan bagi mahasiswa akhir yang telah tuntas melakukan seminar proposal, di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin (10/10/2022).
Dalam hal ini, untuk mengetahui peluang karier dan peluang beasiswa khususnya dari, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Rektor UHO Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu mengatakan bahwa, melalui giat tersebut para mahasiswa akan dibekali dan memperoleh informasi bagaimana cara dan trik serta peluang untuk mendapatkan beasiswa dan meniti karier di era society 5.0.
Ia menyampaikan bahwa, peserta yang hadir dalam giat tersebut merupakan, perwakilan semua fakultas yang ada di UHO Kendari, dengan syarat sudah melakukan seminar proposal.
“Artinya mereka sudah tak lama lagi akan sarjana sehingga setelah menuntaskan kuliahnya, mereka tahu akan kemana. Apakah mau lanjut study atau mau langsung bekerja,” katanya.
Sehingga ia berpesan, agar para peserta yang hadir pada pembekalan tersebut, agar menggunakan masa kuliah saat ini dengan mencari informasi sebanyak- banyaknya, baik tentang peluang kerja maupun peluang beasiswa.
“Dan setelah tau peluang itu, maka siapkan diri agar memenuhi syarat yang ditetapkan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala UPT PK2M, Dr. Sarinah mengatakan bahwa, tujuan dari kegiatanitu adalah, bagaimana mempersiapkan mahasiswa sebelum keluar dari kampus.
Sehingga, selain pengetahuan yang telah mahasiswa dapat di fakultas maupun jurusan masing-masing, pihak UPT PK2M juga memberi pengetahuan tambahan untuk bekal setelah lulus.
“Misalnya ada yang ingin lanjut study dan ada yang ingin berkarir nah informasi itu yang kami hadirkan,” ucapnya.
“Kita berharap saat keluar mereka tidak kesulitan lagi apakah mau lanjut sekolah atau memilih berkarier. Ini yang kita harapkan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, giat ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Kepala Devisi Hukum dan Komunikasi LPDP M. Lukmanul Hakim, Penanggung jawab rumah sakit Aliyah Hamzah, serta HRBP Sulawesi Region PT Olam Indonesia Simon Ikrario G Ndate. (**)
Comment