KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Organisasi Rakyat (PRORAKYAT) memberikan komentar terkait kerusakan jalan di Desa Rawua, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe.
Sebagaimana diketahui, sudah sepekan aktifitas mobil pengangkut material waduk Ameoro tidak lagi beraktifitas di jalan Desa Rawua yang selama ini digunakan oleh pihak perusahaan dalam pembangunan waduk.
Kerusakan yang terjadi di jalan poros Desa Rawua sangat memprihatinkan, sebagian masyarakat pun mengeluhkan kondisi jalan tersebut.
Pihak perusahaan pemenang mega proyek pembangunan waduk Ameroro sempat membuat kesepakatan MOU bersama pemerintah Desa Rawua.
“Ketika jalan khusus/holling telah selesai dan sudah layak dilalui maka kami akan memperbaiki kembali jalan poros Desa Rawua, kalau diaspal kami aspal ulang kalau dia beton kami akan beton,” ujar Humas Kontraktor Utama pembangunan Waduk Ameroro saat pertemuan dengan masyarakat di rumah Kepala Desa Rawua.
Menanggapi keluhan masyarakat Desa Rawua, Hasmadan Saputra selaku Ketua LSM PRORAKYAT menyampaikan keprihatinannya.
“Kami dari pergerakan organisasi rakyat akan melakukan upaya dan menekan kepada pihak perusahaan untuk segera memperbaiki jalan poros Desa Rawua, apabila pihak perusahaan melepas tanggung jawab dan mencederai Kesepakatan yang telah di buat maka kami akan melakukan pemblokiran di Tempat pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Waduk Ameroro,” ungkapnya.
Perlu diketahui bahwa jalan desa Rawua merupakan salah satu jalur penghubung antara beberapa desa yang ada di sekitarnya. (**)
Comment