EDISIINDONESIA.com – Kembung merupakan salah satu dari sekian banyak gejala yang dikeluhkan perempuan saat haid atau menstruasi.
Perut kembung yang sering kali disertai kram perut bukan hanya membuat tidak nyaman tetapi juga dapat mengganggu jalannya aktivitas sehari-hari. Kembung mulai dirasakan perempuan sekitar dua atau tiga hari menjelang haid.
Jika kamu juga sedang merasakan kembung karena haid, tak ada salahnya mencoba cara alami ini untuk menjaga kesehatan tubuh selama haid.
- Hindari makanan asin
Natrium dalam garam dapat meningkatkan jumlah air yang disimpan oleh tubuh. Makanan asin dapat memicu penumpukan cairan sehingga menyebabkan perut kembung saat haid.
The American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi asupan garam hingga 1.500 miligram (mg) per hari.
Salah satu cara menghindari kelebihan garam adalah dengan memasak makanan sendiri di rumah dengan menggunakan bahan-bahan segar.
Perlu Anda ketahui bahwa kebanyakan makanan olahan mengandung garam yang cukup tinggi.
Oleh karena itu, jika Anda masak makanan sendiri, takaran garam bisa atur agar lebih sehat.
- Minum banyak air
Jangan karena takut kembung, Anda malah menghindari minum air putih. Sebaliknya, pastikan minum banyak air pada hari-hari menjelang menstruasi.
Anda bisa membawa botol minum setiap bepergian dan rutin minum selama beberapa menit sekali.
Pada umumnya, minum air putih delapan gelas sehari (sekitar dua liter) dapat mencukupi kebutuhan cairan.
Namun, Anda sendiri juga dapat menilai berapa banyak air yang dibutuhkan, mungkin saja lebih banyak dari itu.
- Olahraga teratur
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research menemukan bahwa olahraga teratur dapat membantu mengatasi gejala PMS.
Ketika Anda sering mengalami perut kembung akibat gejala PMS, berolahraga teratur dapat membantu mencegah kondisi itu.
Para ahli menyarankan untuk berolahraga ringan selama beberapa jam dalam seminggu, olahraga, atau olahraga berat selama satu jam dalam seminggu.
Anda juga bisa mengombinasikan kedua jenis aktivitas fisik yang berbeda dan rutin melakukannya sekitar 2,5 jam dalam seminggu
- Kurangi asupan kafein
Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Taibah University Medical Sciences menyatakan bahwa wanita yang memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein lebih berisiko mengalami gangguan menstruasi.
Selain mengganggu pencernaan, alkohol dan kafein dapat menyebabkan perut kembung dan masalah menstruasi lainnya, seperti nyeri haid.
Hindarilah minum kopi saat haid untuk mengatasi perut kembung.
Sebaiknya, ganti dengan minuman yang tidak berkafein, seperti jus buah, atau ganti kopi Anda dengan jenis kopi yang tanpa kafein.
- Hindari karbohidrat olahan
Karbohidrat olahan, seperti tepung dan gula olahan, berisiko menyebabkan lonjakan kadar gula darah.
Kondisi ini dapat meningkatkan tingkat insulin dalam darah sehingga akhirnya merangsang ginjal untuk menahan natrium.
Nah, tingginya jumlah natrium membuat cairan menumpuk hingga perut terasa kembung.
Oleh karena itu, untuk mengatasi perut kembung saat menstruasi, hindarilah asupan karbohidrat sederhana dan karbohidrat olahan yang terlalu banyak.
Gula dan makanan manis lainnya adalah contoh karbohidrat olahan yang sebaiknya Anda hindari saat menstruasi.
- Menyantap makanan dengan kandungan vitamin B6
Office on Women’s Health (OASH) menganjurkan untuk mengonsumi makanan yang kaya kandungan vitamin B6 untuk membantu meringankan gejala PMS termasuk perut kembung.
Makanan yang banyak mengandung vitamin B6 meliputi ikan, ayam, kentang, dan buah-buahan (kecuali jeruk dan lemon).
Anda juga bisa memperoleh asupan vitamin B6 dari suplemen dan multivitamin.
- Pertimbangkan pil KB
Melansir situs OASH, pil KB dapat membantu mengatasi perut kembung saat haid.
Namun, beberapa wanita mungkin mengalami sebaliknya, yaitu justru membuat perut terasa lebih kembung.
Efek pil dapat bervariasi untuk setiap wanita. Jadi, lebih baik diskusikan terlebih dulu dengan dokter dan mencoba beberapa jenis yang berbeda.
Tujuannya untuk mengetahui mana yang terbaik untuk mengatasi perut kembung saat menstruasi.
Tak hanya itu, tidak semua wanita boleh minum pil KB, terutama bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan atau ingin hamil dalam waktu dekat. (**)
Comment