BEM FPIK UHO Adakan Kemah Riset Perikanan se-Sulawesi

Acara pembukaan Kemah Riset Perikanan Wilayah (KRPW) se-Sulawesi yang sekaligus dilanjutkan Seminar Nasional turut hadir pula sejumlah pemateri, Sabtu (25/6/2022). (Foto: dok. Istimewa)

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sejak 25 Juni 2022 lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO) mengadakan Kemah Riset Perikanan Wilayah (KRPW) se-Sulawesi.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 29 Juni ini, akan diikuti oleh 24 Universitas yang tersebar diseluruh pelosok Pulau Sulawesi.

Ketua BEM FPIK, Arfan Zarkasih menjelaskan kegiatan KRPW ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan dan mengupayakan terciptanya peran aktif mahasiwa perikanan dari seluruh universitas se-Sulawesi dapat bersama-sama melakukan riset.

“Riset mengenai potensi sektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya yang ada di Sulawesi terkhusus di Sulawesi tenggara dan menghasilkan rekomendasi tentang apa saja yang perlu dilakukan baik pemerintahan maupun pembudidaya yang ada untuk dapat menjaga keberlanjutan sektor perikanan,” kata Arfan, Minggu (26/6/2022)

Nantinya kegiatan yang menyongsong tema “Redesainisasi Konsep dan Semangat Perikanan Berkelanjutan” ini akan dikelompokkan menjadi 3 rangkaian kegiatan yakni Seminar Nasional, Fokus Grub Diskusi dan Riset Perikanan.

“Kemarin Sabtu (25/6/2022) pada saat acara pembukaan yang sekaligus dilanjutkan Seminar Nasional turut hadir pula sebagai pemateri Ketua DPD KNPI Sultra bung Alvin Akawijaya Putra, Ketua BPD HIPMI Alvian Taufan Putra, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sultra La Ode Kardini, Pembina Yayasan Anak Pantai Sejahtera Sultra Ulfiah perwakilan KADIN Sultra Edi Nur serta perwakilan Lembaga Pengelolah Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) Salwan,” paparnya,.

Keenam pemateri Seminar Nasional tersebut bergantian memberikan materi sesuai dengan spesifik bidang dan keahlian masing-masing.

“Keseluruhannya mengupayakan agar seluruh mahasiwa yang hadir mendapatkan sudut pandang baru dan semangat agar menyadari peran dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa perikanan,” tambah Arfan.

Lanjutnya, Minggu (26/6/2022) kemarin, keseluruhan delegasi akan menuju ke Konawe Selatan untuk mengikuti rangkaian acara Riset dan Fokus Grub Diskusi Perikanan selama 3 hari tepatnya di Kecamatan Tinanggea.

Sementara itu, Toni Kurniawan selaku ketua panitia kegiatan tersebut menambahkan sejak hari Minggu lalu, pihaknya dia beserta seluruh peserta kegiatannya telah berada di Konawe Selatan untuk melakukan sejumlah rangkaian kegiatan baik riset perikanan tangkap maupuan perikanan budidaya.

“Dilain sesi juga akan diadakan penanaman mangrove di pantai pasir putih Kecamatan Tinanggea, Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid telah dijadwalkan hadir untuk membuka acara penanaman mangrove tersebut,” ujarnya, (**)

Comment