EDISIINDONESIA.id– Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, dipastikan tidak akan hadir dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Keputusan ini diambil karena Appi berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Ia direncanakan berada di Arab Saudi hingga 23 Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Appi telah berpamitan kepada jajaran Pemerintah Kota Makassar saat memberikan arahan di Ruang Sipakalebbi Balai Kota Makassar pada Selasa, 14 Juli lalu. Ia menjalankan ibadah tersebut bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, selama sembilan hari.
Selama Appi berada di Tanah Suci, pelaksanaan pemerintahan Kota Makassar akan dipegang langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota.
Kehadiran Appi di luar negeri ini otomatis menyempitkan peluangnya untuk maju dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. Pasalnya, panitia Musda telah menetapkan masa pengembalian formulir bakal calon hanya pada 15–17 Juli 2026, dan ketentuan mewajibkan penyerahan dilakukan secara langsung.
Koordinator Komite Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel, Anugrah Amir, menegaskan aturan tersebut tidak bisa dikesampingkan.
“Pengembalian formulir harus dilakukan langsung oleh bakal calon yang bersangkutan. Tidak boleh diwakilkan sama sekali,” tegas Anugrah.
Hingga saat ini, panitia mencatat baru dua kader yang telah mengambil formulir pendaftaran, yaitu Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Munafri Arifuddin sendiri.
Dari kedua nama tersebut, hanya kubu IAS yang telah memastikan akan menyerahkan formulir pada Jumat, 17 Juli mendatang. Sementara itu, pihak Appi belum menyampaikan kepastian apapun terkait penyerahan dokumen tersebut.
Ketua DPD II Golkar Kabupaten Takalar, Zulkarnain Arif, mengaku belum mendapatkan arahan pasti dari kubu Appi terkait langkah selanjutnya di tengah situasi ini.
“Kami juga belum tahu pasti langkah apa yang akan diambil,” ungkapnya singkat.(edisi/fajar)
Comment