KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di tingkat pengecer di Kota Kendari semakin terasa oleh masyarakat. Sejumlah kios penjual BBM eceran dilaporkan telah kehabisan stok pada Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan pantauan media ini di Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, sekitar pukul 12.30 WITA, sebagian besar kios BBM eceran tidak lagi melayani penjualan Pertalite karena persediaannya sudah habis.
Akibat kondisi ini, sejumlah kios hanya menyediakan BBM jenis Pertamax. Bahkan, ada pula kios yang sama sekali tidak memiliki stok BBM apa pun untuk dijual kepada konsumen.
Salah satu pemilik kios yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan mendapatkan pasokan Pertalite dari pemasok. Ia menyebutkan bahwa stok yang baru diterimanya kali ini didapatkan setelah menunggu selama dua minggu.
“Sudah dua minggu baru kami dapat pasokan bensin,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Sebelumnya, ia menjual Pertalite seharga Rp13.000 per botol. Namun, karena kelangkaan pasokan yang cukup parah, ia menaikkan harga jualnya menjadi Rp14.000 per botol.
Kelangkaan ini dikeluhkan oleh warga, karena menyulitkan mereka mendapatkan BBM dengan harga yang lebih terjangkau.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti terbatasnya pasokan Pertalite di tingkat pengecer belum diketahui. Belum ada juga keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi tersebut.(**)
Comment