KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebuah rumah tinggal berukuran 4 x 6 meter milik seorang warga bernama Samsul ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Lorong Wirawan Gas, Jalan Bypass, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 19.40 WITA.
Laporan awal mengenai kebakaran tersebut diterima dari Dwi Ozatrina yang menginformasikan adanya kebakaran di sekitar bangunan Gatsby.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari langsung mengerahkan Unit 013 sebagai armada pertama, kemudian disusul Unit 015 Mako dan Unit Rescue untuk membantu proses penanganan di lokasi.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, Martoyo, mengatakan bahwa petugas menghadapi kendala saat menuju lokasi akibat akses jalan yang sempit sehingga kendaraan pemadam kesulitan mencapai titik kebakaran.
“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan Unit 013 sebagai armada pertama, kemudian Unit 015 Mako dan Unit Rescue sebagai bantuan. Kendala utama di lapangan adalah akses jalan menuju lokasi yang cukup sempit, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai titik kebakaran,” ujar Martoyo, Rabu (1/7/2026).
Berdasarkan informasi warga sekitar, rumah tersebut merupakan milik Samsul yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang berada di luar untuk bekerja sehingga tidak ada penghuni di dalam rumah.
Ketika petugas berhasil mencapai lokasi, kondisi bangunan telah terbakar hampir seluruhnya. Material rumah yang sebagian besar terbuat dari papan dan kayu menyebabkan api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan.
“Saat petugas tiba, api utama sudah padam dan hanya menyisakan bara serta material bangunan yang masih berpotensi memicu kebakaran kembali. Karena itu kami langsung melakukan proses pendinginan secara menyeluruh dan memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa,” jelas Martoyo.
Petugas kemudian melakukan pendinginan di seluruh area terdampak serta pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Selama proses penanganan berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Adapun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (**)
Comment