EDISIINDONESIA.id-Timnas Brasil harus menerima kabar kurang menguntungkan setelah penyerang andalan mereka, Raphinha yang bermain untuk Barcelona, dipastikan mengalami cedera. Namun di balik situasi tersebut, Selecao justru berpotensi mendapatkan suntikan kekuatan dengan kesiapan Neymar yang telah pulih dan kembali berlatih bersama tim.
Gelandang Brasil, Lucas Paqueta, mengakui seluruh skuad merasa kecewa atas absennya Raphinha. Meski demikian, mereka menyambut dengan antusias kemungkinan kembalinya Neymar ke lapangan hijau.
Sebelumnya, Neymar belum dimainkan dalam dua pertandingan pertama fase grup melawan Maroko dan Haiti. Namun setelah Raphinha dipastikan harus menepi akibat cedera otot paha belakang, penyerang berusia 34 tahun yang kini membela Santos itu berpeluang tampil untuk pertama kalinya bersama Brasil sejak Oktober 2023, saat menghadapi Skotlandia.
“Kami semua sangat senang melihatnya kembali berlatih dan berada di lapangan bersama kami,” ujar Paqueta.
“Neymar adalah pemain yang sangat penting bagi Timnas Brasil. Ia memiliki sejarah luar biasa mengenakan seragam ini dan masih bisa memberikan kontribusi besar bagi kami. Kami berharap dia segera siap tampil dan membantu tim,” tambah mantan gelandang West Ham United itu.
Selama satu musim terakhir bersama Barcelona, Raphinha memang kerap terganggu masalah pada otot paha belakang kanan. Sejak awal musim ini, ia sudah tercatat absen dalam 24 pertandingan baik bersama klub maupun timnas akibat berbagai masalah kebugaran.
Dalam dua laga awal turnamen ini, Raphinha selalu menjadi pemain utama. Namun saat melawan Haiti, ia harus ditarik keluar pada penghujung babak pertama dan posisinya digantikan oleh penyerang muda Bournemouth, Rayan.
Melalui pernyataannya, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyebut Raphinha akan menjalani perawatan intensif, dengan target pemulihan agar ia bisa kembali bermain apabila Brasil berhasil melaju ke babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli.
Paqueta menegaskan seluruh rekan setim memberikan dukungan penuh kepada Raphinha. “Kami semua sedih, terutama dia sendiri, karena mengalami kemunduran akibat cedera ini. Namun dia bisa mengandalkan dukungan kami semua,” katanya.
“Kami sangat paham kualitas yang dimilikinya — kecepatan, kemampuan menciptakan ruang, hingga penyelesaian akhirnya. Kehilangan dia tentu menjadi kerugian besar bagi tim,” tutup gelandang yang kini membela Flamengo itu.(edisi/bola)
Comment