Tak Kunjung Ditemukan 7 Hari, Pencarian Terhadap Nelayan Konkep yang Hilang Kini Dihentikan

BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Proses pencarian terhadap seorang nelayan bernama Tuang (37) asal Kabupaten Konawe Kepulauan yang sempat dilaporkan hilang kini telah dihentikan.

Pencarian ini dihentikan setelah masa pencarian selama tujuh hari tanpa adanya hasil, yakni mulai Sabtu (6/6/2026) sampai Jumat (13/6/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

“Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tanda-tanda keberadaan korban tidak diketemukan, proses pencarian di hentikan,” katanya, Sabtu (13/6/2026).

Amiruddin menambahkan proses pencarian akan kembali dilakukan apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Ops SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang nelayan bernama Tuang (37), warga Kabupaten Konawe Kepulauan, dilaporkan hilang di sekitar Perairan Boepinang, Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana, Sabtu (6/6/2026).

Informasi hilangnya korban diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari Kapolsek Poleang Timur, IPDA Irwan, pada pukul 07.05 WITA.

Korban merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) kapal pa’gae milik H. Daeng Gassing yang berangkat melaut untuk menangkap ikan pada Jumat (5/6/2026).

Sekitar pukul 17.45 WITA kapal tersebut mulai melepas jaring untuk menangkap ikan. Satu jam kemudian, tepatnya pukul 18.45 WITA, korban meminta izin kepada rekan-rekannya untuk buang air besar di laut dengan menggunakan alat bantu pelampung berupa gabus.

Setelah seluruh jaring berhasil ditarik ke atas kapal sekitar pukul 19.30 WITA, juragan kapal menyadari korban belum kembali. Upaya pencarian langsung dilakukan dengan menghidupkan mesin kapal dan menyisir lokasi sekitar, namun korban tidak ditemukan.(**)

Comment