Rumor Transfer: Darije Kalezic Bakal Pulangkan M Rahmat ke PSM Makassar, Reuni Skuad Juara Piala Indonesia 2019?

EDISIINDONESIA.id– Setelah kabar kesepakatan kedatangan pelatih baru, Darije Kalezic, untuk mengarsiteki PSM Makassar pada musim kompetisi 2026/2027 terungkap ke publik, kini sorotan perlahan beralih ke komposisi pemain yang akan dibentuk oleh pelatih asal Kroasia tersebut.

Isu bursa transfer mulai bermunculan, dan indikasinya mengarah pada langkah penyatuan kembali kekuatan lama yang pernah membawa kejayaan bagi tim berjuluk Juku Eja.

Beredar kabar bahwa Kalezic berencana mendatangkan kembali sejumlah nama yang pernah menjadi andalannya saat sukses membawa PSM Makassar menjuarai Piala Indonesia pada tahun 2019 silam. Salah satu nama yang santer disebut-sebut berada di urutan teratas daftar incaran pelatih tersebut adalah Muhammad Rahmat, atau yang akrab disapa M Rahmat.

Rencana ini mendapat angin segar menyusul status teranyar pemain berusia 38 tahun itu. M Rahmat kini resmi berstatus bebas transfer setelah masa kontraknya bersama Bali United habis dan tidak diperpanjang. Situasi ini mirip dengan apa yang dilakukan Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya, di mana pelatih asal Portugal itu mendatangkan kembali mantan anak asuhnya.

Kalezic pun tampak ingin melakukan hal serupa dengan memulangkan pemain-pemain kepercayaannya. Jika terwujud, reuni antara M Rahmat dan Darije Kalezic diprediksi akan menjadi modal berharga bagi PSM Makassar di musim depan.

Tamat Babak Bersama Serdadu Tridatu

Sebelumnya, nama M Rahmat memang kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Hal ini menyusul pengumuman resmi dari Bali United yang memastikan berakhirnya kerja sama dengan penyerang sayap andalan mereka setelah kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 rampung.

Selama enam musim membela kebanggaan masyarakat Pulau Dewata, M Rahmat membuktikan diri bukan sekadar pemain numpang lewat. Ia menjelma menjadi salah satu legenda hidup Bali United berkat dedikasi dan kontribusi luar biasa yang ditunjukkannya.

Dalam kurun waktu tersebut, ia tercatat tampil dalam 147 pertandingan di berbagai ajang kompetisi, sukses membukukan 27 gol dan 10 asist. Catatan statistik yang membanggakan tersebut menjadikannya bagian penting dari sejarah kesuksesan Serdadu Tridatu.

Reuni Manis Bersama Sang Mantan Pelatih

Dengan statusnya yang kini bebas memilih pelabuhan baru, peluang M Rahmat untuk kembali ke kandang lamanya, PSM Makassar, semakin terbuka lebar. Kembali ke tim kelahirannya dianggap sebagai penutup karier yang sangat indah dan bermakna bagi pemain jebolan akademi PSM ini.

Perjalanan karier M Rahmat dimulai di Makassar saat ia dipromosikan ke tim utama pada tahun 2017. Sebelum hijrah ke Bali United pada Januari 2020, ia telah mencatatkan rekor apik bersama PSM Makassar, yakni 127 penampilan dengan sumbangan 22 gol dan 15 asist.

Puncak kariernya bersama Juku Eja terjadi pada tahun 2019, saat ia menjadi bagian tak terpisahkan dari skuad yang menaklukkan semua lawan dan mengangkat trofi Piala Indonesia di bawah asuhan Darije Kalezic.

Kini, dengan kembalinya sosok pelatih yang membentuknya menjadi juara, dan pintu kepulangan yang terbuka lebar, kemungkinan besar M Rahmat akan kembali mengenakan seragam merah kuning untuk menambah tinta emas di sisa masa aktifnya sebagai pesepak bola profesional.(edisi/fajar)

Comment