Bekal Sehat Calon Jemaah Haji Kendari: Pemkot Gelar Pembinaan Terpadu Kesehatan untuk Ibadah Optimal

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Kesehatan, secara resmi menggelar Pembinaan Terpadu Kesehatan bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Kendari Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Acara yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, STP., SH., M.Si., ini berlangsung di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, pada Selasa (31/03/2026), sebagai langkah awal mempersiapkan CJH menghadapi ibadah yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental.

Kegiatan pembinaan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 31 Maret hingga 2 April 2026, ini diikuti oleh 545 calon jemaah haji asal Kota Kendari. Peserta dibagi ke dalam beberapa gelombang untuk memastikan setiap materi tersampaikan secara optimal dan interaksi antara pembicara dan jemaah dapat berjalan efektif.

Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan menekankan betapa krusialnya kesiapan fisik dan mental dalam menunaikan ibadah haji.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina prima. Pembinaan ini adalah upaya pemerintah untuk memastikan seluruh calon jemaah memiliki pengetahuan dan kemampuan menjaga kondisi kesehatan selama berada di tanah suci,” ujar Amir Hasan, menggarisbawahi sifat ibadah haji yang menuntut daya tahan tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama.

Amir Hasan juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kesehatan Kota Kendari atas sinergi dan pendampingan terbaik yang terus diberikan. “Hal ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, nyaman, dan sehat,” tambahnya.

Acara pembukaan yang dipimpin oleh Sekda ini dilanjutkan dengan sesi pemberian materi oleh tim medis. Para ahli kesehatan memberikan berbagai tips dan informasi penting terkait persiapan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan, mencakup pencegahan penyakit, penanganan kondisi darurat, hingga menjaga kebugaran selama di tanah suci.

Pemerintah Kota Kendari berharap, melalui pembinaan intensif ini, seluruh jemaah dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan lancar, kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur, serta senantiasa dalam kondisi sehat walafiat.(**)

 

 

Comment