Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe Ditutup Sementara, Lintas Bajoe–Kolaka Dialihkan ke Siwa

BONE, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memberikan persetujuan penutupan sementara Dermaga 1 di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (8/3/2026).

Penutupan dilakukan dalam rangka perbaikan struktur movable bridge yang menjadi bagian penting dari fasilitas sandar kapal penyeberangan.

Dilansir dari akun instagram Aspd Kolaka, kebijakan tersebut tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani Direktur Sarana Prasarana Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan pada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Sigit Widodo.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penutupan Dermaga 1 akan berlangsung selama dua bulan, mulai 1 April hingga 1 Juni 2026.

Selama proses perbaikan berlangsung, operasional lintas penyeberangan dari Pelabuhan Penyeberangan Bajoe menuju Kolaka akan dipindahkan sementara ke lintas Siwa–Kolaka. Meski demikian, tarif yang diberlakukan tetap menggunakan tarif resmi lintas Bajoe–Kolaka.

Langkah ini diambil untuk memastikan arus mobilitas penumpang dan kendaraan antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara tetap berjalan lancar selama proses perbaikan dermaga berlangsung.

Dalam surat tersebut juga disampaikan sejumlah instruksi kepada pihak operator penyeberangan. Di antaranya melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait dalam proses pemindahan lintasan dari Bajoe–Kolaka menjadi Siwa–Kolaka.

Selain itu, operator diminta berkoordinasi dengan asosiasi penyeberangan seperti Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) serta Indonesian National Ferry Association (INFA).

Koordinasi ini bertujuan agar kapal yang akan melayani lintasan sementara tersebut segera mengurus Rencana Pengoperasian Kapal (RPK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah juga menegaskan agar operasional lintas Siwa–Kolaka tidak mengganggu layanan penyeberangan yang sudah ada, khususnya pada lintas Siwa–Lasusua.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat, operator diminta melakukan sosialisasi secara luas melalui media massa, pemasangan spanduk, serta penunjuk arah yang mudah dilihat oleh pengguna jasa penyeberangan.

Selain itu, laporan perkembangan pekerjaan perbaikan Dermaga 1 di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe juga harus disampaikan secara berkala untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keandalan fasilitas sandar kapal di Pelabuhan Bajoe yang selama ini menjadi salah satu jalur utama transportasi penyeberangan di wilayah Sulawesi. (**)

Comment