Targetkan Prestasi di Kejuaraan Asia U-23 dan Asian Games, Atlet dan Pelatih Tinju Asal Makassar Gabung Timnas

MAKASSAR, EDISIINDONESIA.id– Dua sosok dari dunia tinju Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendapatkan kepercayaan untuk bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Atlet putri Andini dan pelatih Dufri Masihor akan mengikuti Training Centre (TC) guna mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Tinju Asia U-23 yang akan digelar di Jakarta pada 05 – 20 April 2026 mendatang.

Event yang diselenggarakan International Boxing Association (IBA) bekerja sama dengan Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP-PERTINA) ini sekaligus menjadi ajang seleksi untuk membentuk timnas persiapan Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi, Nagoya, Jepang, pada September – Oktober mendatang.

Andini, yang akan bertanding di kelas 50 kg putri, merupakan atlet muda berbakat lahir 10 Juni 2005. Ia telah menunjukkan prestasi gemilang, antara lain meraih medali perunggu pada Pra PON XXI Aceh-Sumut tahun 2023.

Bersama 25 atlet muda lainnya dari berbagai daerah di Indonesia, ia akan berkumpul paling lambat Minggu (15/2/2026) di Bandung.

Sementara itu, Dufri Masihor akan bergabung dengan empat pelatih lainnya dari lima provinsi berbeda, di mana dua di antaranya adalah pelatih putri.

Merasa sangat bersyukur dan antusias, Andini mengungkapkan tekadnya untuk terus mengasah kemampuan. “Ini cita-citanya saya sejak dulu bisa masuk dalam jajaran timnas tinju Indonesia. Tentu ini juga tantangan bagi saya untuk berjuang agar bisa meriah prestasi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ucapnya.

Ketua Pengurus Kota PERTINA Makassar, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad, SE, MM, mengaku bangga dengan pencapaian atlet binaannya. Sebagai anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Demokrat,

ia berkomitmen untuk meningkatkan prestasi tinju Makassar tidak hanya di tingkat lokal, namun juga nasional dan internasional.

Hal serupa juga ditegaskan Ketua Pengprov PERTINA Sulsel sekaligus Wakil Ketua Umum PP-PERTINA, Harpen Reza Ali, SE.

Ia meminta agar atlet dan pelatih memanfaatkan momen ini dengan serius.

“Kita tidak ingin hanya sekadar berpartisipasi sebagai tuan rumah, tapi harus berprestasi dan mempersiapkan diri dengan baik untuk Asian Games mendatang,” tegasnya.(**)

Comment