Ekspo Inovasi Desa Konawe 2025: Berkah UMKM, Rujak dan Kacang Raup Jutaan Rupiah

KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Ekspo Inovasi Desa Kabupaten Konawe 2025 menjadi magnet bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tak hanya menjadi ajang promosi inovasi desa, kegiatan ini juga membuka peluang rezeki bagi para pedagang.

Salah satu kisah sukses datang dari Riswaldi (37) dan Andira (24), pasangan suami istri asal Makassar yang menjajakan rujak buah. Berbekal informasi dari sesama pelaku UMKM, mereka membuka “Kedai Andira” di area STQ, lokasi utama ekspo. Dengan konsep prasmanan, pengunjung dapat memilih berbagai jenis buah segar seharga Rp8.000 per ons.

“Alhamdulillah, omzet selama di Konawe sangat baik. Kami bisa mendapatkan lima juta, tujuh juta, hingga delapan juta rupiah per hari,” ungkap Riswaldi, Jumat (7/11/2025).

Kisah serupa juga dialami Retno, penjual kacang rebus asal Morowali. Ia datang bersama suaminya dan berhasil meraup omzet hingga Rp8 juta di hari pertama ekspo. Meski sempat turun karena hujan, Retno tetap optimis dagangannya akan terus laris.

“Hari kedua masih dapat 4,5 juta. Hari ini agak turun karena hujan, tapi Insya Allah masih bisa tembus empat juta malam ini,” ujarnya dengan senyum sumringah.

Keberhasilan Riswaldi dan Retno menjadi bukti bahwa Ekspo Inovasi Desa Konawe 2025 memberikan dampak positif bagi perekonomian UMKM.

Selain menjadi wadah promosi, acara ini juga menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan dan mengembangkan bisnis mereka.(**)

Comment