Tak Juara MotoGP 2025, Ducati Tetap Taruh Kepercayaan Penuh kepada Bagnaia

EDISIINDONESIA.id – Ducati masih menaruh kepercayaan penuh kepada Pecco Bagnaia, meskipun sang juara dunia dua kali itu belum menemukan kenyamanan maksimal dengan motor GP25.

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengakui bahwa Bagnaia masih kesulitan mengendalikan bagian depan motor, namun tetap yakin pembalap andalannya bisa beradaptasi.

Musim MotoGP 2025 sebenarnya berjalan cukup baik untuk Bagnaia dari sisi perolehan poin—ini merupakan start terbaiknya sejauh ini.

Meski begitu, secara performa murni, Bagnaia belum tampil mendominasi seperti musim-musim sebelumnya. Dalam beberapa seri, ia mengeluhkan motor yang sulit dikendalikan, terutama saat mencoba bermanuver di tikungan tajam.

Di Grand Prix Prancis, Bagnaia kembali menunjukkan tanda-tanda belum sepenuhnya klop dengan motornya. Ia hanya bisa lolos kualifikasi di posisi enam, lalu terjatuh dalam sprint race pada Sabtu dan gagal finis. Namun, Ducati tetap percaya bahwa potensi Bagnaia bersama GP25 masih sangat besar.

Tardozzi menekankan, meski performa Bagnaia belum sempurna, secara keseluruhan ia tampil lebih baik dibanding tahun lalu.

“Sekarang dia ada di posisi ketiga klasemen dan hanya tertinggal 20 poin dari pemuncak. Ini awal musim terbaiknya dari sisi hasil,” ujar Tardozzi dikutip Crash, Minggu (11/5/2025).

Pembalap Italia Francesco Bagnaia mengendalikan motornya saat sprint race MotoGP di Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Thailand, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Ia menambahkan, meskipun Ducati menghadapi tantangan dalam memberikan feeling optimal di bagian depan motor, Bagnaia menunjukkan peningkatan kecepatan dan tinggal menyesuaikan diri dengan karakter baru GP25.

Mengenai isu kemungkinan kembali menggunakan motor GP24, Ducati punya pertimbangan tersendiri. Bagnaia sendiri sempat membuka opsi tersebut setelah seri di Argentina.

Namun Tardozzi menegaskan bahwa mesin GP25 berbeda secara homologasi dengan GP24, sehingga tidak bisa begitu saja kembali sepenuhnya ke motor lama.

“Tapi selain mesin, kami bisa ubah bagian lain sesuai kebutuhan pembalap,” tambahnya.

Di Le Mans, Ducati juga membawa sasis baru yang telah digunakan Marc Marquez sejak Sabtu (10/5/2025). Sasis ini disebut-sebut punya karakter yang mirip dengan versi sebelumnya, namun dianggap lebih stabil untuk jangka panjang. Bagnaia dijadwalkan akan mencoba sasis baru itu pada sesi uji coba hari Senin setelah GP Aragon.

Dengan berbagai pembaruan teknis dan fokus tim pada peningkatan performa motor, Ducati yakin Bagnaia akan segera kembali ke performa terbaiknya. Meski tantangan GP25 masih terasa, kepercayaan Ducati kepada sang juara tetap utuh. (edisi/bs)

Comment