Warga Mosolo Usir Karyawan Tambang Harita Group, Tolak Eksplorasi Nikel di Wawonii

KONKEP, EDISIINDONESIA.id- Ratusan warga Desa Mosolo, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, mengusir karyawan PT Bumi Konawe Mining (BKM), anak perusahaan Harita Group, pada Kamis, 30 Januari 2025.

Kejadian ini terjadi saat karyawan, dikawal aparat TNI-Polri, hendak mensosialisasikan rencana eksplorasi tambang nikel di Pulau Wawonii. Warga bahkan berupaya merebut baliho sosialisasi tersebut.

Mando Maskuri, warga Desa Mosolo, menjelaskan penolakan warga terhadap sosialisasi dan aktivitas tambang.

“Masyarakat khawatir perusahaan akan menggusur lahan perkebunan, menghilangkan mata pencaharian kami,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, (1/2/2025).

Pengalaman di Desa Roko-roko, di mana aktivitas tambang PT GKP merusak sumber air, mencemari lingkungan, dan mengancam keselamatan warga, semakin memperkuat penolakan masyarakat Mosolo. Mereka takut akan terulangnya konflik sosial dan kriminalisasi warga yang berani melawan.

Perlawanan warga juga didasari oleh putusan Mahkamah Konstitusi dan dua putusan Mahkamah Agung yang melarang aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil, termasuk Pulau Wawonii.

Dengan tegas, warga Mosolo menyatakan penolakan mereka terhadap eksplorasi tambang nikel di wilayah mereka.(**)

Comment