KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Cabang olahraga Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Art (IBCA MMA) secara resmi bergabung dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara.
Proses panjang dan menantang yang dimulai sejak tahun 2023 akhirnya berbuah manis dengan pengesahan IBCA MMA sebagai salah satu cabang olahraga di bawah naungan KONI Sultra.
Sekretaris IBCA MMA Sultra, Rahmat, mengungkapkan bahwa proses masuknya IBCA MMA ke KONI Sultra tidaklah mudah.
“Ketika kami masuk di KONI Sultra, prosesnya sangat alot. Kami harus menyediakan segala macam dokumen organisasi, mulai dari AD/ART yang jelas, izin dari Kemenkumham, hingga tata kelola organisasi olahraga yang baik,” ujar Rahmat, Sabtu (3/8/2024).
Rahmat menjelaskan bahwa langkah pertama yang diambil adalah berkoordinasi dengan sekretaris KONI Sultra pada waktu itu, Ibu Aatun. Meskipun prosesnya memakan waktu lama dan penuh tantangan, upaya keras tersebut akhirnya membuahkan hasil.
“Pada awal tahun 2024, kami menghadap ke sekretaris umum KONI dan prosesnya langsung dipercepat. Alhamdulillah, pada tanggal 23 Juli 2024, IBCA MMA resmi menjadi salah satu cabang olahraga di KONI Sultra,” tambahnya.
Proses pengesahan ini juga menjadi bagian dari sejarah baru bagi KONI Sultra. Biasanya, penyerahan simbolis hanya dilakukan dengan penyerahan SK, namun kali ini ada penyerahan bendera secara simbolis.
“Ini adalah sejarah karena biasanya tidak pernah dibahas dalam Rapat Kerja Provinsi secara simbolis seperti penyerahan bendera kemarin,” jelas Rahmat.
Kata dia, Masuknya IBCA MMA ke KONI Sultra juga didukung oleh prestasi yang telah diraih di tingkat nasional.
“IBCA MMA Sultra di bawah naungan Bapak Guruh Perdana telah dua kali menjuarai kejuaraan umum secara nasional. Yang pertama di DKI Jakarta pada tahun 2022 di kelas Junior, dan yang kedua di Kejurnas di Palu, Sulawesi Tengah, dengan perolehan 7 medali emas, 4 medali perak, dan 4 medali perunggu,” ungkap Rahmat
Dengan resmi bergabungnya IBCA MMA ke KONI Sultra, Rahmat berharap agar KONI Sultra dapat memberikan perhatian lebih dalam pengembangan dan pembinaan pelatih serta atlet IBCA MMA.
“Kami berharap atlet-atlet serta pelatih IBCA MMA terus di-update baik itu secara keilmuan maupun organisasinya,” Pungkasnya
Persiapan pun tengah dilakukan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh dan Sumatera Utara pada bulan September tahun ini, sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. (**)
Comment