Suami Sibuk Ngutang Kemana-mana, Istri Didatangi Rombongan Penagih Utang

EDISIINDONESIA.com- Jika punya pacar yang sudah di tahap serius, pastikan dulu dia tak punya utang. Jika sudah terlajur ke jenjang pernikahan, siap-siap dikejar-kejar orang tak dikenal.

Baru sebulan menikah, Wati bukan nama sebenarnya, dibuat kaget bukan kepalang. Tiba-tiba banyak orang tak dikenal datang bergantian ke rumah orang tuanya. Rupanya mereka hendak menagih utang kepada suaminya, Adit 30.

Namun, bukannya keluar menemui para penagihnya, Adit justru bersembunyi di balik pintu kamar. Alasannya apalagi kalau bukan tak punya uang untuk membayar. Wati yang tak tahu apa-apa pun akhirnya terkena imbasnya. “Ternyata sudah punya utang sejak sebelum menikah. Banyak sekali Mas, ngelus dada aku. Ya gara-gara itu serung tengkar sama dia,” ujar Wati di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, Selasa (15/2/2022).

Namun demi menjaga nama baik dan keutuhan keluarga, Wati pun berinisiatif untuk membantu melunasinya. Wati harus menguras tabungannya Rp 65 juta banyaknya. “Kalau bukan karena suami, ya aku gak bakalan mau Mas,” ucapnya.

Rupanya, utang sebesar itu masih belum ada apa-apanya. Adit ternyata masih punya utang dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya. Wati yang sudah tak tahan meminta agar Adit segera bekerja. “Wes isin Mas dikejar-kejar rentenir,” katanya.

Akhirnya Adit pamit keluar Jawa. Pergi ke Kalimantan ngakunya. Satu tahun lamanya, Adit mengaku, sudah tak di Kalimantan. Dia memilih pergi ke Bogor untuk bekerja. Demi mengobati kangennya dengan Adit, Wati menyusul ke kota yang terkenal dengan soto minya itu. “Dua minggu saya di sana Mas. Ternyata apa, dia juga enggak kerja. Sifat ngutangnya ternyata masih ada dan makin menjadi-jadi Mas. Ngelu aku,” kesalnya.

Sontak saja biduk rumah rangga keduanya makin gaduh. Puncaknya Wati dijemput keluarganya pulang ke Surabaya. Hasil urun rembuk keluarga, Wati disarankan pisah saja. Pergi ke PA Klas 1A Surabaya untuk mengajukan gugatan cerai suaminya. “Kurang opo, Mas. Utange wes tak bantu lunasi. Lah kok malah makin menjadi-jadi. Ya wes tak tinggal pergi aja,” kesalnya. (ei/rsb)

Comment