KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mewajibkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari agar tidak melakukan aktivitas kantor setelah melakukan perjalanan dinas dari luar kota.
Sulkarnain meminta, seluruh ASN di bawah kepemimpinannya agar melakukan isolasi mandiri selama tiga hari, mengingat semakin merebaknya wabah corona virus disease 2019 atau COVID-19 di Kota Lulo.
Kata Sul, langkah tersebut diambil untuk memastikan yang bersangkutan benar-benar steril dari virus dan agar tidak terjadi penularan kepada ASN lainnya karena kebanyakan kasus COVID-19 yang terjangkit saat ini adalah tanpa gejala.
“Supaya tidak langsung berinterkasi, karena hasil evalusi kita memang salah satu penyebabnya ini yang baru pulang dari kunjungan daerah. Kebanyakan ini yang tanpa gejala, nanti kita tes baru ketahuan kalau ternyata yang bersangkutan ini tanpa gejala,” kata Sul, saat ditemui disalah satu hotel di Kendari, Rabu (16/02/2022).
Politisi PKS ini mengungkapkan, meskipun kasus COVID-19 didaerah tersebut tembus angka 500 kasus, pihaknya meminta agar masyarakat tidak panik dan tetap fokus pada protokol kesehatan.
“Adapun aktifitas masyarakat kita himbau menahan diri dulu untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi terjadinya penumpukan,” tutupnya. (**)
Reporter: Febi Purnasari
Comment