KONKEP, EDISIINDONESIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) memiliki cara efektif untuk mensosialisasikan pariwisata, kali ini Pemkab Konkep mengaplikasikan melalui kegiatan Wawonii Festival Mancing Mania III tahun 2024.
Kegiatan festival mancing mania itu sendiri di gelar setahun sekali, juga merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Konkep yang diselenggarakan bersama dengan kegiatan menarik lainya.
Bupati Konkep Ir. Amrullah mengatakan, Pemkab Konkep terus berkomitmen memajukan sektor pariwisata dan infrakstruktur dasar dalam menuju Wawonii bangkit, dalam bingkai lingkaran hati emas.
“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam mensosialisasikan untuk menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat Wawonii khususnya terhadap kelestarian laut dan menjaga biota laut,” kata Bupati Amrullah dalam pembukaan Festival Mancing Mania III 2024 di Langara, Jum’at (26/4/2024) kemarin
Senada, disampaikan ketua Panitia Wawonii Festival Mancing Mania III tahun 2024 Mahmud, menurutnya kegiatan tersebut sebagai langkah konkrit Pemkab Konkep dalam mensosialisasikan sektor pariwisata sebagai salah satu unggulan daerah.
“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini sebagai media dalam rangka mensosialisasikan kawasan pariwisata Konawe Kepulauan. Kita tau kawasan wisata Konawe Kepulauan hampir sepanjang pesisir adalah kawasan wisata pantai,” ungkapnya.
Eks Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Konkep itu mengatakan festival mancing mania itu sendiri sebagai upaya untuk mensosialisasikan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk melakukan tangkap ikan dengan menggunakan cara yang ramah lingkungan. Dengan artian tidak menggunakan Bom atau racun ikan yang dapat merusak terumbu karang dan ekosistem laut lainya.
“Kegiatan ini di ikuti peserta dari berbagai daerah dan komunitas mancing yang ada di Sulawesi Tenggara diantaranya ada dari Bali. Kemudian sebagai upaya Pemkab dalam menjaga kelestarian ekosistem laut kita sebagai sumber penghidupan generasi yang akan datang,” ucapnya.
Lebih lanjut Mahmud mengatakan, Kegiatan itu akan diselenggarakan selama tiga hari yakni 26 sampai 28 April, sebanyak ratusan peserta mengikuti dua kategori lomba yakni lomba mancing modern dan mancing tradisional.
“Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi parah pencinta mancing mania,” pungkasnya. (**)
Comment